PARIMO, CS – Pertandingan persahabatan antara Jurnalis Palu FC dan Jurnalis Parigi FC berlangsung sengit di Lapangan Harimau Baliara, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (9/11/2025).
Laga penuh tekanan sejak menit awal itu berakhir dengan skor 6-5 untuk kemenangan Jurnalis Palu FC.
Diawal laga kedua tim saling serang, Parimo FC unggul lebih awal lewat sepakan pemain belakang di menit akhir babak pertama.
Dibabak ke dua, coach Jurnalis Palu, Abdi Mari, memutar otak untuk merubah strategi, untuk mempertajam tekanan lini depan.
Sejak kick-off melalui strategi ofensif yang disiapkan Coach Abdee Mari, yang memadukan tiga pemain depan, Wahono, Yamin, dan Rian, dalam skema trisula.
Formasi ini terbukti efektif dan menghasilkan enam gol masing-masing dicetak oleh Wahono (2 gol), Yamin (2 gol), Bob (1 gol), dan Rian (1 gol). Skor berubah menjadi 6-1.
Sementara Jurnalis Parigi FC memberikan perlawanan sengit dengan serangan balik cepat hingga menit akhir, membuat pertandingan berlangsung ketat sepanjang babak ke dua, hingga memperkecil ketertinggalan. Skor berakhir 6-5 untuk kemenangan Jurnalis FC Palu.
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, yang turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut turut berkomentar.
Ia menilai laga persahabatan itu bukan sekadar unjuk kemampuan, tetapi wadah mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan insan media.
“Pertemuan kita bukan hanya sampai di sini. Insyaallah, kalau teman-teman media mau ke Palu memenuhi undangan dari rekan-rekan di sana, hubungan kita tetap terjalin dengan baik. Dari hidangan pada malam hari ini saja sudah menunjukkan kehangatan dan kebersamaan yang luar biasa,” ucapnya saat menjamu kedua tim di Rumah Jabatan Wakil Bupati Parigi Moutong.
Abdul Sahid juga menekankan makna kebersamaan yang tercipta melalui olahraga.
“Jangan sampai kita salah langkah. Saya juga demikian, apabila dari kita semua ada yang salah, saya tidak segan-segan menyampaikan karena kalian adalah saudara saya,” ujar Abdul Sahid.
Di penghujung, Abdul Sahid mengatakan, pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan yang menyatukan banyak pihak, termasuk jurnalis dari dua daerah dan pemerintah setempat. *


