POSO, CS – Yayasan Wakaf Amanatul Ummah (YWAU) Kabupaten Poso menyatakan komitmennya mendukung Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya mencegah penyebaran paham intoleran dan radikal di wilayah Poso.
Dukungan tersebut disampaikan saat tim Satgas Madago Raya berkunjung ke kantor yayasan, Senin (10/11/2025).
Ketua YWAU Poso, Ustaz Yusrin Ichtiawan, S.H., menegaskan bahwa pencegahan paham radikal merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, terutama dalam memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak sejak dini.
“Kami akan terus membantu mencegah berkembangnya paham intoleran dan radikal karena itu kewajiban bersama,” ujarnya.
Yayasan yang didirikan oleh K.H. Muh. Adnan Arsal, S.Ag., pada 2008 ini kini berfokus pada penguatan pendidikan melalui sekolah-sekolah Islam terpadu. YWAU juga berencana membuka perguruan tinggi pada tahun ajaran 2026 dengan beberapa jurusan, antara lain Farmasi, Keperawatan Anestesi, Kebijakan Pemerintah Daerah, serta Teknik Pertanian dan Perkebunan.
Sekretaris YWAU, Ustaz Muh. Amin Adnan, S.Sos.I., menambahkan bahwa situasi Poso saat ini telah kondusif dan perlu dijaga bersama.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh paham yang menyesatkan.
“Pemahaman agama yang benar harus dikaji dengan baik. Jangan sampai salah langkah hingga menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
YWAU menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk ajaran intoleran dan radikal. Yayasan tersebut berkomitmen melakukan pencegahan tidak hanya melalui dakwah, tetapi juga lewat lembaga pendidikan di bawah naungannya yang telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Poso.
“Pencegahan paham radikal bukan hanya tugas Satgas Madago Raya, tetapi tanggung jawab kita semua. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di Poso,” tutup Ustaz Amin. *


