KOLAKA, CS – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pomalaa, untuk meninjau langsung progres Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan PT Vale Indonesia Tbk, anggota MIND ID.
Kehadiran Pangdam menandai penguatan sinergi sektor pertahanan dan industri untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas pembangunan hilirisasi mineral di kawasan tersebut.
Proyek Pomalaa merupakan salah satu pusat pertumbuhan baru dalam peta hilirisasi nasional, yang mendorong transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi produsen material kritis berkelanjutan untuk rantai pasok kendaraan listrik global.
Manajemen PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan dilakukan sesuai standar keselamatan kelas dunia, pendekatan pengelolaan lingkungan berbasis sains dan manajemen risiko, penguatan tenaga kerja lokal, serta tata kelola operasi yang transparan.
Dalam kunjungannya, Pangdam berdialog dengan karyawan, meninjau area kerja, dan memastikan kesiapan operasional terhadap dinamika lapangan.
Ia menegaskan bahwa keamanan, kondusifitas sosial, dan kedisiplinan operasional merupakan fondasi utama percepatan pembangunan.
“Ini bukan hanya soal proyek konstruksi. Ini tentang masa depan industri Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, harmonis, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko, melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (3/12/2025).
Selama sesi pemaparan teknis, manajemen PT Vale melaporkan progres konstruksi yang konsisten.
Data menunjukkan proyek berjalan sesuai target percepatan, meningkatkan serapan tenaga kerja lokal, memperluas keterlibatan rantai pasok domestik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka dan sekitarnya.
Head of Project Pomalaa, Muhammad Rifai, mengapresiasi dukungan Kodam XIV/Hasanuddin.
Menurutnya, rasa aman dan kondisi kerja yang stabil turut memperkuat moral tim dan meningkatkan kualitas pekerjaan di lapangan.
“Dukungan Kodam XIV/Hasanuddin memberi energi besar bagi seluruh tim. Kunjungan Pangdam ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama untuk keberhasilan proyek strategis bangsa,” ujarnya.
Dalam diskusi akhir kunjungan, kedua pihak menegaskan perlunya mekanisme koordinasi keamanan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika proyek, terutama menjelang peningkatan aktivitas konstruksi dalam beberapa bulan ke depan.
Director External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa keberlanjutan hilirisasi membutuhkan stabilitas sosial yang kuat.
Ia menilai sinergi dengan TNI menjadi pilar penting untuk menjaga kelancaran operasi jangka panjang.
“Kami bersyukur atas kolaborasi erat dengan TNI. Sinergi ini memastikan bahwa transformasi nikel Indonesia menuju industri berkelanjutan dapat berjalan dengan disiplin, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka dan bangsa,” ujarnya.
Editor: Yamin


