POSO, CS – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso, Sesi Kristina Dharmawati Mapeda, S.H., M.H., menyatakan kesiapan menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Poso yang akan digelar dalam waktu dekat.

Politisi Golkar yang dikenal dengan sebutan Srikandi Poso itu menegaskan, Musda merupakan momentum konsolidasi kader dan penguatan ide untuk menjaga soliditas partai. Hal tersebut disampaikannya kepada media, Rabu (17/12/2025).

“Musda adalah ruang konsolidasi ide dan kekuatan kader. Saya mempersiapkan diri dengan mendengar, merangkul, dan memastikan Golkar Poso tetap solid, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sesi.

Pada periode 2024-2029, politisi yang akrab disapa KD itu mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso.

Jabatan tersebut melanjutkan perannya sebagai Ketua DPRD Poso periode 2019-2024, yang menandai dua periode kepemimpinannya di lembaga legislatif daerah.

Selain aktif di parlemen, KD juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Poso untuk masa bakti 2022-2026.

Peran ini disebut sebagai bagian dari komitmennya mendorong pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui olahraga rekreatif.

Sebagai legislator, KD dikenal konsisten mengawal isu perlindungan perempuan dan anak, peningkatan layanan publik, serta kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan. Latar belakang pendidikannya di bidang hukum turut memperkuat pendekatan kebijakan yang berbasis regulasi.

Pada 2024 lalu, Sesi KD Mapeda juga sempat masuk dalam bursa kandidat penerima rekomendasi Partai Golkar untuk Pilkada Poso. Meski belum maju dalam kontestasi tersebut, langkah itu mempertegas posisinya sebagai salah satu figur strategis di internal Golkar Poso.

Menjelang Musda XI, Sesi Mapeda menekankan pentingnya kepemimpinan partai yang inklusif dan berorientasi pada solusi. Ia menegaskan peran perempuan di Golkar bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengambil keputusan dan pengelola kebijakan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Reporter: Ishaq