MOROWALI, CS – Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas, menyebut bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan yang berperan penting mulai dari wilayah pelosok hingga perkotaan, khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Morowali.
Pernyataan tersebut disampaikan Iriane Iliyas saat membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Morowali Tahun 2026 yang digelar di Hotel Soldadu, Kabupaten Morowali, Sabtu (03/01/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Morowali menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.
Iriane juga menyoroti tema Muscab IBI Tahun 2026, “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”, yang dinilainya strategis dan relevan dengan tantangan pembangunan kesehatan saat ini.
Menurutnya, tema tersebut memuat tiga pesan utama, yakni pentingnya penyatuan langkah dalam transformasi kesehatan, penguatan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan atau continuity of care untuk mewujudkan generasi bebas stunting, serta penerapan pelayanan kebidanan berbasis bukti atau evidence-based.
Melalui Muscab ini, Iriane berharap dapat terpilih kepengurusan IBI Kabupaten Morowali yang solid serta mampu merumuskan program kerja yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran IBI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor kesehatan.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas secara resmi membuka Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Morowali Tahun 2026.
Kegiatan Muscab tersebut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Ny. Darmayanti Iksan, unsur Forkopimda Kabupaten Morowali, pejabat teras Pemerintah Kabupaten Morowali, Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Morowali beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali bersama OPD terkait, pimpinan organisasi profesi kesehatan, organisasi perempuan, serta seluruh bidan peserta Muscab. (IKP)



