BANGGAI, CS – Operasi pencarian terhadap seorang lansia berusia 90 tahun yang dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, hingga hari keempat masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh. Rizal, melalui rilis yang diterima media ini, Sabtu (3/1/2026), menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan telah melaksanakan operasi pencarian sejak pagi hingga sore hari, namun korban belum ditemukan.
Korban bernama Sail (90), dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Desember 2025. Berdasarkan kronologi, korban berangkat ke kebun cokelat bersama anaknya sekitar pukul 06.30 Wita. Setibanya di kebun yang berjarak sekitar empat kilometer dari permukiman, korban dan anaknya terpisah karena anak korban memetik cokelat di lokasi berbeda. Sekitar pukul 11.00 Wita, korban tidak lagi ditemukan di pondok tempat biasa beristirahat.
“Korban diketahui memiliki riwayat pikun. Upaya pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat sebelumnya belum membuahkan hasil sehingga meminta bantuan SAR,” jelas Muh. Rizal.
Pada Sabtu (3/1/2026) pukul 07.30 Wita, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing, pengecekan kesiapan personel dan peralatan, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.
Pencarian dilakukan menggunakan metode ESAR Preliminary Mode Type 2 dengan radius pencarian sejauh 6,5 kilometer dari lokasi kejadian.
Koordinator Lapangan, Liberatus Fangohoi, mengungkapkan bahwa tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya banyaknya jalan setapak di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, kondisi vegetasi hutan yang rapat, serta riwayat pikun korban yang menyulitkan penentuan arah pergerakan.
“Kondisi medan cukup berat, jarak pandang terbatas, dan pergerakan tim harus ekstra hati-hati. Selain itu, terdapat hewan buas seperti ular di sekitar area pencarian,” ujar Liberatus.
Hingga pukul 18.00 Wita, hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Minggu, 4 Januari 2026, mulai pukul 07.00 Wita sesuai rencana operasi hari kelima.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polsek Pagimana, Koramil Pagimana, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Sementara peralatan yang digunakan antara lain rescue car, peralatan navigasi, perlengkapan SAR hutan, alat komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.
Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, sembari tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.*
Editor: Yamin



