PALU, CS – Sulawesi Tengah (Sulteng) bersiap menyambut Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026.
Turnamen berskala nasional ini diprediksi akan menghadirkan sekitar 2.000 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menjadi momentum bagi provinsi ini untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan olahraga prestasi tingkat nasional. Hingga saat ini, tercatat 462 peserta telah mendaftar.
Terkait persiapan turnamen yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 8 Februari, di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menerima audiensi Komandan Polisi Militer Kodam XXIII/Palaka Wira, Kolonel Cpm Indra Jaya, Selasa (20/1/2026).
Menurut Gubernur Anwar Hafid, ajang olahraga semacam ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ribuan atlet, pelatih, dan pendamping yang datang tentu memberi efek ekonomi positif, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga kuliner dan sektor jasa lainnya,” ujarnya.
Turnamen ini menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Sulawesi Tengah. Panitia juga terus berkoordinasi dengan KONI Sulteng dan menunggu rekomendasi dari PBXI Pusat sebagai bagian dari persyaratan administrasi.
Kolonel Cpm Indra Jaya menekankan bahwa Pencak Silat Militer Open Tournament bersifat terbuka dan nasional.
“Kami ingin turnamen ini menjadi wadah kompetisi yang profesional sekaligus memperkuat nilai-nilai kedisiplinan dan sportivitas di kalangan atlet,” katanya.
Selain itu, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi atlet lokal untuk mengukur kemampuan mereka di level nasional, sekaligus membuka peluang bagi pembinaan atlet muda yang berbakat.
Gubernur berharap, kegiatan ini bisa mendorong semangat olahraga, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat citra Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang mampu menyelenggarakan event nasional.
Panitia pelaksana dan pemerintah provinsi berkomitmen memperkuat komunikasi dan koordinasi agar seluruh rangkaian turnamen berjalan lancar dan sukses, sekaligus meninggalkan dampak positif bagi masyarakat dan daerah secara berkelanjutan.*
Editor: Yamin


