SULSEL, CS – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menyerahkan black box pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah Sulawesi Selatan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.
Black box tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan di area operasi pencarian dan pertolongan, kemudian diamankan dan diserahkan kepada KNKT sesuai dengan prosedur yang berlaku sebagai lembaga berwenang dalam investigasi kecelakaan transportasi.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan penemuan black box merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan pada hari kelima pelaksanaan operasi SAR.
“Tim SAR gabungan telah menemukan part pesawat yang diduga sebagai black box pada hari kelima operasi SAR. Setelah dilakukan konfirmasi, dapat dipastikan bahwa temuan tersebut benar merupakan black box,” ujar Mohammad Syafii dalam konferensi pers, Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan, Basarnas telah melaksanakan tugas pencarian dan pengamanan perangkat tersebut sebelum menyerahkannya kepada KNKT untuk proses investigasi teknis.
Dalam kesempatan itu, Mohammad Syafii juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR, yang didominasi oleh personel TNI dan Polri serta didukung berbagai potensi SAR lainnya.
“Saya mengucapkan terima kasih, hormat, dan bangga kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja maksimal dalam operasi ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan pihaknya akan segera membawa black box ke fasilitas KNKT untuk dilakukan pengunduhan dan analisis data.
“Black box ini akan kami bawa ke fasilitas KNKT untuk pengunduhan dan analisis data. Informasi yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Soerjanto.
Dengan diserahkannya black box tersebut, proses investigasi teknis kecelakaan pesawat ATR 42-500 sepenuhnya berada di bawah kewenangan KNKT.
Sementara itu, Basarnas memastikan akan terus memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsi, serta tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.*
Editor: Yamin


