SIGI, CS – Mantan Bupati Sigi sekaligus eks Ketua DPD Golkar Kabupaten Sigi, Mohamad Irwan, menepis keras kabar yang beredar mengenai kepindahannya ke Partai Gerindra.
Irwan menegaskan, hingga saat ini dirinya belum bergabung secara resmi dengan Gerindra maupun organisasi sayap partai, Satuan Relawan Indonesia (Satria). Semua komunikasi yang dilakukan sejauh ini menurutnya hanya sebatas silaturahmi.
“Kalau pun ada komunikasi, itu masih sebatas silaturahmi. Secara formal dalam bentuk SK atau keputusan apapun, saya belum bergabung,” ujar Irwan, ditemui media ini di Dolo, Kamis (22/01/2026) sore.
Ia mengungkapkan rumor kepindahan tersebut muncul setelah kunjungannya ke Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat itu, Irwan bertemu pengurus pusat Satria untuk berdiskusi sejumlah program, terutama terkait pertanian. Menurutnya, pertemuan itu tidak bisa diartikan sebagai langkah resmi pindah partai.
“Waktu itu saya berdiskusi soal program pertanian. Tapi itu bukan langkah formal bergabung dengan Gerindra,” jelasnya.
Irwan menekankan, dalam dunia politik yang dinamis, ia memilih menunggu kepastian formal sebelum membuat pernyataan publik lebih jauh.
“Saya tidak mau bicara sebelum ada hal yang resmi. Kalau sudah ada SK, baru saya sampaikan,” kata Irwan.
Terkait langkah politik ke depan, Irwan menyatakan masih membuka ruang dan meminta doa dari masyarakat.
Irwan juga menegaskan belum meminta tiket politik untuk maju sebagai calon anggota DPRD, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.
“Secara formal belum. Doakan saja. Saya juga belum minta tiket DPRD,” ujarnya.
Meski demikian, Irwan menegaskan kesiapannya mengikuti arahan partai apabila nantinya resmi bergabung, menekankan komitmen patuh pada keputusan organisasi.
“Kalau sudah di partai, perintah ke mana saja saya ikut. Kalau pusat bilang ke pusat, provinsi ke provinsi, saya ikut saja,” tutup Irwan.
Reporter: Koko


