PALU,CS – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menekankan pentingnya penguatan integritas dan kualitas pelayanan aparatur sipil negara (ASN) di tengah keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi Pemerintah Provinsi Sulteng.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka retret ASN eselon II, III, dan IV beragama Nasrani di Gereja GPID Jemaat Pniel, Selasa (10/2/2026).
Dalam arahannya, Anwar Hafid menilai tantangan anggaran tidak boleh melemahkan komitmen ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia menyebut, kedekatan spiritual dapat menjadi fondasi moral bagi aparatur negara dalam menjaga etika, tanggung jawab, dan dedikasi kerja.
“Mengabdi kepada Tuhan, jangan ke Kepala Dinas, Wali Kota, Bupati, atau Gubernur, tapi kepada Tuhan, sejahtera hidup kita,” ujar Anwar Hafid.
Ia menjelaskan, kekuatan aparatur tidak semata bersumber dari jabatan dan kewenangan, melainkan dari nilai kejujuran dan ketulusan dalam bekerja, terlebih saat daerah menghadapi keterbatasan anggaran.
Anwar Hafid mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulteng saat ini menjalani kebijakan efisiensi anggaran hingga Rp1,2 triliun. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut ASN bekerja lebih disiplin, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kondisi kita lagi susah, efisiensi 1,2 triliun. Kalau kita tidak percaya dengan Tuhan, makin susah saja kita,” katanya.
Di hadapan ratusan ASN beragama Nasrani, Anwar Hafid menyampaikan optimisme bahwa penguatan nilai spiritual dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, kesadaran teologis perlu tertanam dalam diri ASN tanpa memandang latar belakang agama, sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang berintegritas.
“Kalau kita percaya Tuhan, maka kita bisa semakin baik dalam melayani rakyat,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan retret menjadi ruang refleksi bagi ASN untuk melepaskan sejenak beban pekerjaan dan memperkuat keteguhan moral sebelum kembali menjalankan tugas pemerintahan.
Retret ASN Nasrani ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya digelar bagi ASN Muslim di Masjid Baitulkhairaat.
Pemerintah Provinsi Sulteng berharap kegiatan tersebut memberi dampak positif terhadap etos kerja dan kualitas pelayanan aparatur kepada masyarakat. *
Editor: Yamin

