JAKARTA, CS – Arus beli investor asing menjadi katalis pergerakan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dalam beberapa hari terakhir.
Data perdagangan menunjukkan net foreign buy mencapai Rp71,76 miliar, di tengah tren penguatan harga saham emiten tambang tersebut, sejak Selasa (27/1/2026) lalu.
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, saham BRMS naik 1,17% ke level Rp1.295. Secara kinerja, saham ini menguat 19,3% dalam sebulan terakhir dan 17,7% secara year to date (ytd), meski dalam sepekan terakhir terkoreksi tipis 1,15%.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya menyebut, secara teknikal saham BRMS berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance Rp1.320–Rp1.345 dalam jangka pendek. Level support berada di Rp1.270.
“BRMS spec buy dengan support 1.270, cutloss jika break di bawah 1.245. Jika tidak break di bawah 1.270, potensi naik ke 1.320–1.345 short term,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasannya, dikutip media ini, Jumat (13/2/2026).
Dengan posisi harga saat ini yang berada di atas level support, ruang penguatan dinilai masih terbuka selama tidak menembus batas cutloss di Rp1.245. Pergerakan dana asing yang konsisten masuk juga dinilai memperkuat sentimen positif terhadap saham ini.
Pelaku pasar disarankan mencermati area support dan resistance sebagai acuan manajemen risiko, terutama di tengah volatilitas sektor pertambangan yang masih dipengaruhi dinamika harga komoditas global.
Jika tren akumulasi asing berlanjut dan level teknikal terjaga, BRMS berpotensi menguji batas atas terdekat dalam waktu dekat.
Sumber: Investor.id

