MOROWALI, CS – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Bahodopi yang berlangsung pada 1–5 Mei menuai sorotan dari kalangan pemuda setempat. Kegiatan tersebut dinilai minim partisipasi masyarakat dan terkesan digelar secara mendadak.
Kritik disampaikan oleh Asrar, pemuda Bahodopi sekaligus mantan Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morowali (IP2MM) tahun 2024.
Ia menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan perayaan yang dinilai tidak melibatkan tokoh masyarakat maupun generasi muda setempat.
“Kegiatan ini dilakukan secara tiba-tiba. Pelaksanaannya sama sekali tidak melibatkan tokoh-tokoh yang ada di Kecamatan Bahodopi, termasuk kami dari kalangan pemuda. Kami di daerah sendiri seolah hanya dijadikan penonton,” ujarnya.
Selain itu, Asrar juga menyoroti penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan di kawasan industri yang dinilai terlalu besar untuk kegiatan seremonial.
Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut seharusnya lebih difokuskan pada kebutuhan mendasar masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga lokal.
“Informasi yang kami dapatkan, dana CSR yang dikucurkan untuk acara ini sangat besar. Sementara masih banyak persoalan mendasar yang perlu segera ditangani, seperti infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menilai peringatan hari jadi daerah seharusnya menjadi momentum refleksi sejarah, bukan sekadar kegiatan hiburan.
“HUT itu bukan hanya kegiatan seremonial. Ini adalah ajang refleksi sejarah yang harus dipertahankan dan diingat oleh masyarakat,” katanya.
Meski menyampaikan kritik, Asrar tetap mengapresiasi upaya panitia penyelenggara. Ia menegaskan bahwa kritik tersebut bertujuan sebagai masukan agar pelaksanaan kegiatan ke depan lebih melibatkan masyarakat secara luas.
Ia juga mendorong pemerintah kecamatan dan pihak perusahaan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat, serta memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Kami berharap ke depan ada ruang dialog bersama agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan di daerah,” pungkasnya. *

