JAKARTA, CS – Perum Bulog optimistis dapat mencetak kinerja keuangan yang positif hingga akhir tahun 2026. BUMN pangan ini memproyeksikan perolehan laba bersih sebesar Rp 1,14 triliun menyusul kebijakan baru pemerintah terkait penyesuaian margin dan penurunan suku bunga pinjaman.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa pemerintah telah resmi menaikkan margin Bulog menjadi 7 persen. Angka ini setara dengan Rp 970 per kilogram, melonjak signifikan dibandingkan formulasi sebelumnya yang berada di kisaran Rp 50 per kilogram.
“Jika 7 persen itu dikalkulasikan, nilainya sekitar Rp 970 per kilogram. Dengan angka tersebut, diproyeksikan neraca keuangan Bulog hingga akhir tahun akan positif sekitar Rp 1,14 triliun,” ujar Rizal dalam tasyakuran di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026) malam.
Bunga Bank Dipangkas Signifikan
Tak hanya penyesuaian margin, Bulog juga mendapatkan penyesuaian Suku Bunga Pinjaman Bank. Bunga yang sebelumnya membebankan perusahaan sebesar 7–8 persen kini diturunkan menjadi 3 persen.
Penurunan ini terwujud berkat efisiensi serta bantuan skema subsidi bunga 2 persen dari pemerintah. Kebijakan insentif finansial tersebut memangkas beban bunga pinjaman Bulog hingga lebih dari Rp 1,07 triliun dalam setahun.
Rizal menyebut dukungan penuh dari jajaran pemerintah—mulai dari Presiden Prabowo Subianto hingga Kementerian Perekonomian, Pertanian, Sekretariat Negara, dan Keuangan—menjadi faktor kunci di balik pencapaian ini.
Capaian Serapan Beras dan Swasembada Pangan
Selain perbaikan struktur keuangan, operasional lapangan Bulog juga menunjukkan tren positif. Memasuki bulan Agustus 2026, Bulog mencatatkan realisasi penyerapan beras sebesar 87 persen dari total target nasional.
Keberhasilan penyerapan ini makin memperkuat komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pangan nasional.
- Target Swasembada: Mendukung penuh swasembada pangan yang dicapai sejak 2025.
- Komitmen 2026: Memastikan rantai pasok dan kualitas beras tetap terjaga secara berkelanjutan demi pelayanan masyarakat.


