PALU, CS – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palu dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kota Palu resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tengah, H. Risharyudi Triwibowo, S.E., M.M., di Winners Sport Center, Kota Palu, Rabu (28/10/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi kader PKB Kota Palu dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Nanang, mengatakan kegiatan itu dilanjutkan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, H. Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., Ketua KPU Kota Palu, jajaran Bawaslu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, sejumlah pimpinan partai politik, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Palu menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Palu yang sedang menjalankan tugas kedinasan di Bali terkait pengolahan sampah.
Imelda juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPC dan DPAC PKB Kota Palu yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperkuat soliditas organisasi.
“Atas nama Pemerintah Kota Palu dan pribadi, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPC dan DPAC PKB Kota Palu yang baru saja dikukuhkan. Semoga amanah ini membawa PKB semakin berseri dan semakin solid ke depan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi peran PKB yang selama ini dinilai konsisten mengawal program pembangunan Pemerintah Kota Palu melalui lembaga perwakilan rakyat. Menurutnya, hubungan baik antara pemerintah daerah dan partai politik perlu terus dijaga melalui komunikasi dan kerja sama.
“Komunikasi dan kebersamaan harus terus kita jaga. Apa pun dinamikanya, kita selesaikan bersama-sama demi kemajuan Kota Palu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Nanang, menjelaskan bahwa setelah pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi politik dan Muskercab. Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dan konsolidasi organisasi dalam menghadapi agenda politik 2029 dan 2031.
Menurut Nanang, penguatan organisasi perlu dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan koordinasi antarpengurus dan menyelaraskan arah perjuangan partai di setiap tingkatan.
Ia menambahkan, orientasi politik dan Muskercab juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kader terhadap tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Dengan konsolidasi yang terarah, kepengurusan partai diharapkan mampu membangun kerja organisasi yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PKB Kota Palu diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Adapun agenda lanjutan yang disebutkan dalam kegiatan tersebut adalah Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda). *



