PARIMO, CS – Calon Gubernur Sulawesi Tengah 2024, Anwar Hafid, kembali menegaskan visinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di desa melalui program kemudahan administrasi.

Dalam kampanye di Desa Taopa, Kecamatan Lambunu, Parigi Moutong, Senin 7 Oktober 2024, Anwar mengungkapkan rencananya untuk mengalokasikan anggaran khusus bagi camat dan aparat desa.

Program yang ditawarkan Anwar bertujuan mempercepat proses administrasi serta mengurangi beban masyarakat dalam mengurus dokumen penting.

“Jika terpilih, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor bupati untuk urusan administrasi seperti pembuatan KTP. Cukup di kantor camat saja,” jelas Anwar.

Pasangan calon nomor urut 2, Anwar Hafid dan calon Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, juga berkomitmen untuk memberikan dana hibah kepada camat dan mendorong bupati agar menyerahkan sebagian kewenangan perizinan ke tingkat kecamatan. Langkah ini diharapkan mempercepat pelayanan publik.

Selain itu, Anwar Hafid berencana menambah insentif bagi aparat desa sebesar Rp50 juta per desa, guna memastikan kesejahteraan dan efisiensi kerja aparat desa.

“Sebagai mantan kepala desa, saya memahami betul tantangan yang mereka hadapi, dan kami ingin memberikan dukungan yang cukup,” tambahnya.

Program ini menjadi salah satu andalan Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido dalam upaya mempermudah akses pelayanan publik, khususnya di wilayah pedesaan Sulawesi Tengah, menjelang Pilgub Sulteng 2024. **