PARIMO, CS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Pelatihan Keterampilan Tata Rias Kecantikan bagi Perempuan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Parigi Moutong, Senin (24/11/2025).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para peserta.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3A Sulteng, Dr. Irmawati Sahi, SE.,M.Sc. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi Tata Rias Harian (Daily Makeup) dengan teknik look natural yang cocok untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja dan kuliah. Para peserta juga melakukan praktik mandiri secara berkelompok dengan pendampingan langsung dari trainer berpengalaman.

Sesi kedua berfokus pada Peluang Usaha Tata Rias, mencakup jenis layanan, penyusunan paket rias, penentuan harga, hingga kebutuhan modal awal. Materi dilanjutkan dengan Pengelolaan Keuangan Bisnis, termasuk pencatatan sederhana bagi Makeup Artist (MUA) seperti modal, arus kas, serta laporan laba rugi harian.

Berikutnya, peserta menerima materi tambahan mengenai Peran Pemberdayaan Ekonomi dalam Penguatan UMKM dan Ketahanan Keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik Tata Rias Wisuda (Graduation Makeup) bergaya semi-formal yang banyak dibutuhkan saat acara wisuda. Sesi ini juga dilengkapi praktik mandiri yang kembali dipandu trainer.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan peserta serta penegasan kembali komitmen DP3A Sulteng untuk memperkuat keterampilan perempuan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3A Sulteng, Irmawati Sahi, menyampaikan bahwa pelatihan tata rias ini penting untuk meningkatkan kapasitas perempuan di daerah. Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan merupakan strategi memperkuat ekonomi keluarga.

Ia menambahkan, kecantikan perempuan bukan hanya tampak dari wajah atau penampilan luarnya, tetapi juga dari kepribadian sebagai ibu dan istri yang berperan besar dalam ketahanan akhlak keluarga.

Irmawati turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Dr. Anwar Hafid serta Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dalam program pemberdayaan perempuan di Sulteng. Secara khusus juga kepada anggota DPRD Sulteng, Rahmawati M Nur, yang selama ini juga berkomitmen mendorong peningkatan kualitas perempuan di Kabupaten Parigi Moutong. (Indar)