PALU,CS – Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan Dekan Fakultas Kehutanan serta Direktur Pascasarjana periode 2025–2027.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung IT Center Lettu drh. Nazri Gayur, Rabu (31/12/2025).
Dalam pelantikan itu, Prof. Dr.Sc.Agr. Yusran, S.P., M.P. resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Kehutanan menggantikan Prof. Dr. Golar, S.Hut., M.Si. Sementara jabatan Direktur Pascasarjana kini diemban oleh Prof. Dr. Ir. I Wayan Sutapa, M.Eng. yang menggantikan Prof. Dr. Ir. Adam Malik, M.Sc.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., Asean Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa rotasi dan pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perguruan tinggi agar tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan yang terus berkembang.
Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin unit masing-masing. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus mempercepat langkah-langkah strategis universitas ke depan.
Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk memandang Untad sebagai institusi yang dibangun secara bersama-sama, sehingga membutuhkan sinergi dan rasa memiliki dari seluruh elemen kampus.
“Universitas Tadulako adalah rumah kita bersama. Kalau rumah ini kita jaga bersama, maka kebaikannya kembali untuk kita semua. Saya ibaratkan seperti anggota badan; jika satu dicubit, yang lain ikut merasa sakit,” ujar Rektor.
Selain itu, Rektor turut menekankan pentingnya penguatan layanan akademik dan percepatan transformasi digital di lingkungan Untad. Salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Global Akses (SIGA-8) sebagai sistem informasi akademik yang dikembangkan secara mandiri oleh Untad.
Menurutnya, penerapan digitalisasi harus diiringi dengan kedisiplinan dan tanggung jawab seluruh sivitas akademika agar layanan akademik menjadi lebih tertib, cepat, dan akuntabel.
“Kita sedang mendorong transformasi layanan akademik melalui SIGA yang merupakan karya mandiri Untad. Karena itu, saya minta seluruh sivitas beradaptasi dan disiplin, termasuk percepatan penginputan nilai, karena mutu layanan akademik ditentukan oleh ketepatan dan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.*
Editor: Yamin



