MOROWALI, CS – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Morowali Tahun 2026 yang digelar, di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan Latsar CPNS tersebut dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan daring melalui Zoom Meeting, dan diikuti oleh 202 peserta CPNS yang terdiri dari 101 tenaga teknis dan 101 tenaga kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Abdul Haris Karim, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Drs. Yusman Mahbub, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Morowali Afridin, para staf ahli Setkab Morowali, Kepala BKPSDMD Kabupaten Morowali Asep Haerudin, S.Hut, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para peserta Latsar CPNS.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Morowali, Asep Haerudin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Latsar CPNS bertujuan membentuk CPNS yang memiliki kompetensi dasar, integritas, dan profesionalisme sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, peserta diharapkan mampu menginternalisasi serta mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN yang meliputi akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan sikap anti korupsi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan.

Ia menjelaskan, Latsar CPNS Tahun 2026 terbagi dalam lima angkatan yang berlangsung mulai 17 Januari hingga 9 April 2026 dengan pola blended learning. Kurikulum terdiri dari empat tahap, yakni pembelajaran mandiri, distance learning, aktualisasi (off class), dan pembelajaran klasikal.

Sementara itu, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas menegaskan bahwa Latsar CPNS merupakan tahapan penting dan wajib dalam pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Melalui pelatihan ini, para CPNS tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai dasar ASN seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan Latsar secara daring merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pemerintahan, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.

Oleh karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan tanggung jawab.

Menurutnya, CPNS merupakan generasi penerus birokrasi Pemerintah Kabupaten Morowali yang akan menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, terutama di sektor industri, pertambangan, dan pembangunan ekonomi.

“Saudara-saudari adalah aset masa depan Pemerintah Kabupaten Morowali. Keberlanjutan pembangunan daerah dan kualitas pelayanan publik ada di tangan saudara sekalian,” tegasnya.

Pembukaan Latsar CPNS Kabupaten Morowali Tahun 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada Agus Purnomo, S.I.Kom, perwakilan dari Bagian Protokol dan Komunikasi, sebagai tanda dimulainya kegiatan pelatihan. (IKP)