DONGGALA, CS – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengingatkan mahasiswa penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, agar menjaga prestasi akademik dan menyelesaikan studi tepat waktu.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Amar saat turun langsung melakukan survei dan verifikasi mahasiswa penerima KIP Kuliah di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sabtu (31/10/2026).
Ia menegaskan, kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dari pemerintah harus dimanfaatkan secara maksimal dengan kesungguhan mengikuti perkuliahan, meningkatkan prestasi, serta memenuhi seluruh ketentuan akademik yang berlaku.
“Kesempatan mendapatkan KIP Kuliah ini jangan disia-siakan. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar, meningkatkan prestasi, dan menyelesaikan studi tepat waktu. Kalian harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah,” tegas Amar.
Secara khusus, Amar mengingatkan mahasiswa penerima KIP Kuliah agar mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00. Apabila tidak memenuhi persyaratan akademik, termasuk memperoleh IPK di bawah ketentuan, bantuan dapat dihentikan sesuai aturan yang berlaku.
Selain memberikan penguatan kepada mahasiswa, Rektor Untad juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi sosial ekonomi penerima bantuan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data dan dokumen persyaratan yang telah diserahkan mahasiswa dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Apa yang tercantum dalam dokumen yang telah diserahkan mahasiswa harus sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, kami melakukan pengecekan secara langsung agar bantuan KIP Kuliah tepat sasaran dan diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Amar juga meminta orang tua mahasiswa ikut mengawasi aktivitas perkuliahan anak-anak mereka. Menurutnya, dukungan dan pengawasan keluarga diperlukan agar bantuan pendidikan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk menyelesaikan pendidikan.
“Orang tua juga harus ikut memantau aktivitas kuliah anak-anaknya. Pastikan mereka mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan pemerintah. KIP Kuliah ini merupakan amanah yang harus dijaga bersama,” pesannya.
Ia menambahkan, keberhasilan program KIP Kuliah tidak hanya dilihat dari tersalurkannya bantuan pendidikan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menyelesaikan studi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Riskina, mahasiswa penerima KIP Kuliah dari Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Untad, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
Menurutnya, bantuan KIP Kuliah memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.
“Program KIP Kuliah ini sangat membantu saya untuk bisa melanjutkan kuliah di Universitas Tadulako. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, bantuan ini menjadi kesempatan besar bagi saya untuk tetap melanjutkan pendidikan,” ungkap Riskina.
Ia berharap dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, menyelesaikan studi tepat waktu, dan meraih gelar sarjana agar dapat membanggakan kedua orang tuanya.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor Untad didampingi Ketua Dewan Profesor, Prof. Dr. Ir. Fathurrahman, M.P., Sekretaris Senat M. Iqbal, S.T., M.T., serta sejumlah rombongan lainnya. *



