Untad dan PT GEB Jalin Kerjasama Pembuatan Kanal Sumber Air Tenaga Energi Listrik

Suasana penandatanganan kerjasama antara Untad dan PT GEB, Rabu 16 Maret 2021. (FOTO : IST)

SULTENG, CS – Universitas Tadulako (Untad) menjalin kerja sama dengan PT. Gumbasa Energi Bersih (GEB) dalam rangka pembuatan kanal untuk penyaluran air sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik. Kerjasama ini juga akan melibatkan  tim dari Taman Nasional Lore Lindu.

Rektor Untad, Prof. Mahfudz , didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof. Amar , serta Dr. Adam Malik yang nantinya bertindak sebagai person in charge dari Untad dalam proyek ini, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak PT. Gumbasa Energi Bersih, Rabu 16 Maret 2021 lalu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Rusunawa Mewah Untad Siap Ditempati

Prof. Amar , ditemui di ruangannya, Jum’at 19 Maret 2021 menjelaskan, rencanannya kanal yang akan dibangun ini akan melewati wilayah Taman Nasional Lore Lindu, sehingga melalui kerja sama ini nantinya akan banyak pelibatan kepada civitas akademika Untad, khususnya dalam masalah keteknikan, kehutanan, maupun terkait biodiversitas di wilayah terkait.

Kata dia, Kolaborasi ini dimaksudkan agar kehadiran civitas akademika Untad dalam proyek ini, dapat memberikan sumbangsih ilmu dan keahlian, sehingga dalam prosesnya tetap dapat memperhatikan dan menjaga lingkungan yang ada di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Bahas Kampus Merdeka Untuk Desa di Untad, Menteri Desa PDTT Tersanjung

“Bila ada proyek besar seperti ini tentunya Ini menjadi keuntungan bagi Untad, dimana hal ini akan sangat membantu mahasiswa kita untuk melakukan kerja praktek, baik itu masalah keteknikan, masalah dampak lingkungan,masalah pengairan. Jadi semua unsur bisa berkolaborasi bersama. Kehadiran PT Gumbasa Bersih ini dapat mendukung program pemerintah Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, dimana pelibatan-pelibatan stakeholder dan industri yang bekerja sama dengan institusi merupakan bagian yang tak terpisahkan,” terang Prof. Amar

Proyek yang akan mulai dilaksanakan pada tahun ini, rencananya akan berjalan sampai 4 tahun, yakni hingga tahun 2024, dimana akan dilakukan penelitian awal yang akan melibatkan dosen maupun mahasiswa dari Untad.

Baca Juga :  Kemenag Sulteng Peduli Menuju Sulbar

Prof. Amar berharap, dengan terbangunnya kolaborasi itu, Untad dapat memberi dukungan yang penuh dalam kerjasama ini

“Melalui kerjasama ini semoga kita bisa mengambil peran dengan memberikan kontribusi penuh dalam pembangunan sumber tenaga energi listrik di wilayah kita,” harapnya menutup. (YM)

Pos terkait