DONGGALA, CS – Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) menggelar Perkemahan Raya Pemuda GPID (PRPG), mulai 2 hingga 6 April 2025 di Gereja GPID Tiberias Walandano, Kabupaten Donggala.

Kegiatan akbar bertema “Unity In Diversity” dan subtema “Memintal Kebersamaan Dalam Bingkai Pemuda GPID” ini diikuti oleh 2.033 pemuda dari 174 gereja di 12 wilayah, meliputi Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, dan Kota Palu.

Adapun kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris umum GPID, Pdt Yeni christina sangkalia, S.PAK, MSi. Sekaligus dibuka resmi oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Donggala,Sofyan Dg. Malaba.

Selain itu, turut hadir dalam pembukaan kegiatan PRPG tersebut perwakilan Polsek Balaesang, Camat Balaesang Tanjung, dan Kepala Desa Balaesang Tanjung.

Ketua Sinode GPID, Pdt. Dr. Alexander Z. Rondonuwu, M.Teol. (Foto: channelsulawesi.id). 

Ketua Sinode GPID, Pdt. Dr. Alexander Z. Rondonuwu, M.Teol, menuturkan bahwa PRPG bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga sarana pembinaan dan pendidikan iman bagi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, para pemuda dibekali dengan nilai-nilai kebersamaan dan pemahaman untuk hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk. Selain itu, mereka juga dilatih untuk memberi diri dalam pembangunan gereja maupun masyarakat,” ujarnya.

Selama perkemahan, berbagai lomba digelar, di antaranya lomba voli, takraw, solo, Vocal Group, serta Cerdas Cermat Alkitab (CCA).

Selain kompetisi, peserta juga mengikuti pelatihan, penyuluhan, dan ibadah penyegaran iman (KPI) yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-60 GPID.

Ketua Panitia PRPG, Pdt. Mario Kalengkongan, S.Th, menyampaikan bahwa kegiatan lima tahunan ini bertujuan mempererat persatuan para pemuda GPID yang berasal dari latar belakang suku yang beragam.

“Melalui tema yang kami usung, kami ingin membentuk kesatuan hati di antara pemuda dari berbagai gereja dan suku. Kami berharap kebersamaan ini dapat berdampak positif bagi kehidupan mereka, baik di lingkungan gereja maupun masyarakat,” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan keberagaman, PRPG 2025 menjadi momentum strategis memperkuat persaudaraan dan kontribusi pemuda GPID dalam pembangunan iman dan sosial.

Reporter : Tary