PALU, CS – Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramlli, menilai Kota Palu telah mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, serta peningkatan layanan masyarakat disebut sebagai bukti nyata kemajuan kota yang dijuluki Kota Lima Dimensi dan Mutiara di Khatulistiwa.
Meski demikian, Rusman mengingatkan masih banyak tantangan yang harus dihadapi agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan pentingnya isu lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius, termasuk persoalan tambang galian C di bagian barat Palu dan tambang emas di bagian timur Palu yang dinilai memengaruhi kenyamanan warga.
Selain itu, ia menyoroti permasalahan lahan HGB maupun eks-HGB, serta lahan zona merah di area liquefaksi dan tsunami pascagempa 28 September 2018 yang harus menjadi pertimbangan dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang dilakukan memberi manfaat jangka panjang.
“Kolaboratif dalam bingkai bergerak bersama diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memastikan pembangunan membawa manfaat bagi seluruh warga Palu,” ujar Rusman, di Palu, Sabtu (27/9/2025).
Ia juga menegaskan pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi harus memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi. Beberapa isu yang disoroti antara lain pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga pengembangan UMKM sebagai bagian dari visi pembangunan kota.
Menutup pernyataannya, Rusman menyampaikan ucapan selamat milad ke-47 untuk Kota Palu.
“Semoga Kota Palu terus tumbuh menjadi kota yang tidak hanya berbenah dan berkembang secara fisik, tetapi juga kuat dalam keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya.
Editor: Yamin


