KUDUS, CS – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimeriahkan melalui gelaran Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah.

Semarak kemerdekaan terasa melalui Srikandi Fair yang digelar di Lapangan Rendeng, tepat di seberang Supersoccer Arena, lokasi pertandingan turnamen sepak bola putri tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali kirab kebudayaan dari Alun-alun Simpang 7 Kudus menuju Lapangan Rendeng. Kirab tersebut diikuti Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, serta Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono.

Iring-iringan kirab juga dimeriahkan marching band dari SMK Wisudha Karya.

Srikandi Fair tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menggabungkan olahraga dengan aktivitas ekonomi dan kebudayaan lokal. Warga dapat melihat replika raksasa trofi Srikandi Merdeka Cup, menikmati kuliner dari 35 booth UMKM Kudus, serta membawa anak-anak menikmati sejumlah wahana permainan.

Penyelenggara juga menyediakan panggung hiburan dan layar monitor berukuran besar. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan Srikandi Merdeka Cup meski berada di luar stadion.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menilai penyelenggaraan turnamen sepak bola putri internasional tersebut memberi dampak lebih luas bagi daerah.

“Acara ini semakin menguatkan citra Kudus sebagai destinasi sport tourism, mengangkat ekonomi kerakyatan serta mengangkat prestasi putri bangsa melalui olahraga sepak bola bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.” tuturnya.

Menurut Sam’ani, perpaduan olahraga, hiburan, dan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dalam memanfaatkan momentum kemerdekaan.

Putri Nusantara Kalah dari Singapura

Di tengah kemeriahan Srikandi Fair, Putri Nusantara harus menerima hasil kurang memuaskan dalam lanjutan Grup B Srikandi Merdeka Cup.

Tim yang diperkuat pemain Indonesia U-16 itu kalah 0-2 dari Singapura. Hasil tersebut menjadi bagian dari proses pemain muda Indonesia mendapatkan pengalaman di level internasional.

Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, meminta para pemain tidak larut dalam kekalahan. Ia menilai mayoritas pemain masih berada pada tahap awal pengalaman internasional.

“Maaf atas kekalahannya, tapi pemain sudah memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa menang,” kata Takumi.

Ia menambahkan, pengalaman bertanding di turnamen internasional menjadi modal penting bagi perkembangan pemain.

“Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka bertanding di level internasional. Masa depan mereka masih panjang.” tambahnya.

Srikandi Merdeka Cup 2026 sendiri digelar di Kudus pada 14-23 Agustus dan menjadi salah satu panggung kompetitif bagi pengembangan sepak bola putri Indonesia. PSSI juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut yang dinilai memperlihatkan kapasitas Kudus sebagai tuan rumah ajang sepak bola putri internasional.*