NAGOYA, CS – Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menunjukkan kelasnya di panggung Asia. Atlet panjat tebing Indonesia itu merebut medali emas nomor speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus menggenapi perolehan empat emas kontingen Merah Putih.
Desak tampil sebagai yang tercepat dalam pertandingan final di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Jepang, Rabu (30/9/2026). Kemenangan tersebut menjadi emas kedua Desak di ajang Asian Games setelah sebelumnya menjadi juara pada Asian Games Hangzhou 2022.
Perjalanan Desak menuju podium tertinggi berlangsung ketat. Ia sebelumnya menempati posisi ketiga pada babak kualifikasi dengan catatan waktu 6,29 detik. Dua atlet berada di atasnya, yakni wakil China Deng Lijuan dengan 6,23 detik dan atlet Korea Selatan Jeong Jimin dengan 6,25 detik.
Namun, posisi tersebut tidak menghalangi Desak untuk melaju. Pada fase gugur, atlet asal Bali tersebut justru semakin menunjukkan kecepatannya.
Di perempat final, Desak tampil di heat keempat. Ia berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 6,39 detik dan memastikan tiket ke semifinal.
Persaingan semakin ketat di semifinal. Desak kembali tampil impresif dan mencatatkan waktu 6,36 detik. Hasil itu membawanya ke partai puncak untuk memperebutkan medali emas.
Di final, Desak akhirnya menjadi yang terbaik dan memastikan Indonesia mendapatkan emas keempat di Asian Games 2026.
Tambahan Emas dari Panjat Tebing
Medali emas Desak menjadi tambahan penting bagi kontingen Indonesia yang sebelumnya telah mengumpulkan tiga emas dari cabang olahraga lain.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia resmi mencapai target empat medali emas yang dipatok untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Capaian ini sekaligus kembali menegaskan peran panjat tebing sebagai salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi Indonesia di ajang multievent Asia.
Desak sendiri datang ke Asian Games 2026 dengan rekam jejak kuat. Ia merupakan juara dunia nomor speed putri pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2023 di Bern, Swiss, serta sebelumnya telah meraih emas Asian Games Hangzhou.
Desak dan Rekor Speed Climbing Asia
Prestasi Desak di Nagoya juga melanjutkan konsistensinya sebagai salah satu atlet speed climbing putri terkemuka Asia.
Sebelum Asian Games 2026, Desak telah memiliki catatan 6,07 detik yang menjadi rekor Asia. Ia juga dikenal sebagai salah satu andalan Indonesia dalam nomor speed, baik di level Asia maupun kompetisi internasional.
Keberhasilan di Nagoya membuat Desak kembali naik ke podium tertinggi Asian Games sekaligus memperpanjang catatan emas Indonesia dari cabang panjat tebing.
Bagi Indonesia, kemenangan Desak bukan sekadar tambahan satu medali. Emas tersebut memastikan target empat emas kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya 2026 telah tercapai.*


