JAKARTA,CS – Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemutakhiran data kesejahteraan sosial.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Bupati Amirudin dan Wakilnya Furqanuddin Masulili, dalam memperkuat pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., didampingi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Tim Teknis dari Dinas Sosial melaksanakan konsultasi dan koordinasi ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memperoleh arahan, informasi, serta penguatan teknis terkait pengelolaan dan pemutakhiran data melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Rombongan Dinas Sosial Kabupaten Banggai diterima langsung oleh R. Gandhi Wijaya Cahyo Prajanto, selaku Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial.
Dalam konsultasi tersebut, sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari tata kelola data, mekanisme pemutakhiran, verifikasi dan validasi data, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis dalam penggunaan aplikasi SIKS-NG serta pengelolaan DTSEN.
Kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi Dinas Sosial Kabupaten Banggai untuk memperoleh pemahaman dan arahan langsung dari pemerintah pusat, sekaligus menyelaraskan pelaksanaan pengelolaan data di daerah dengan kebijakan dan mekanisme yang berlaku di Kementerian Sosial RI.
Hariadi Bola, kembali menjelaskan bahwa kualitas data kesejahteraan sosial memiliki peran sangat penting dalam menentukan ketepatan kebijakan dan program penanganan kemiskinan serta pemberian bantuan sosial.
Menurutnya, data bukan sekadar angka atau kumpulan identitas masyarakat, tetapi menggambarkan kondisi nyata kehidupan warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.
“Data yang akurat dan terus diperbarui menjadi kunci agar program perlindungan dan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.
Hariadi kembali menegaskan pihaknya akan terus berupaya memperkuat kapasitas pengelolaan SIKS-NG dan pemutakhiran DTSEN, termasuk meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Sosial RI.
Melalui konsultasi ini, Dinas Sosial Kabupaten Banggai berharap pengelolaan data kesejahteraan sosial di daerah semakin berkualitas, terintegrasi, dan mampu menjawab berbagai tantangan dilapangan.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai untuk memastikan bahwa setiap kebijakan sosial disusun berdasarkan data yang tepat, sehingga pelayanan dan program bantuan dapat dilaksanakan secara lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran.
Sebab, di balik setiap data terdapat kehidupan masyarakat yang membutuhkan perhatian. Ketika data dikelola dengan benar, semakin besar pula harapan agar tidak ada masyarakat yang membutuhkan tertinggal dari jangkauan pelayanan pemerintah.**
Editor : Amlin



