DONGGALA, CS – Pasca terputusnya akses transportasi akibat banjir, tim SAR gabungan dari Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), bersama instansi terkait dan warga setempat membangun jembatan darurat atau sementara, di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur jalan.
Jembatan sementara dibangun melalui kolaborasi personel Brimob, unsur TNI, dinas teknis pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat setempat.
Dengan memanfaatkan material batang pohon kelapa, jembatan darurat itu dirancang agar dapat segera dilalui oleh pejalan kaki dan mendukung mobilitas dasar warga, khususnya untuk aktivitas sosial dan distribusi kebutuhan pokok.
Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana.
“Pembangunan jembatan sementara di Desa Labuan Kungguma ini merupakan prioritas kami bersama instansi terkait untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terputus. Kami bekerja bahu-membahu agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Labuan tidak terhenti terlalu lama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama antara Brimob, TNI, dan pemerintah daerah memastikan proses penanganan pascabencana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan hingga akses transportasi kembali normal dan aman digunakan masyarakat.
Upaya kerja bakti lintas instansi tersebut mendapat respons positif dari warga setempat. Dengan adanya jembatan sementara, masyarakat mulai kembali beraktivitas serta mendistribusikan hasil bumi dan logistik kebutuhan pokok yang sebelumnya terhambat.*
Editor: Yamin


