JAKARTA, CS – Presiden Prabowo Subianto melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Pelantikan tersebut menandai kembalinya Abdul Kadir Karding ke dalam jajaran kabinet setelah sebelumnya tidak lagi menjabat sebagai menteri. Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50 PPA Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Utama di lingkungan Badan Karantina Indonesia.
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, dan Airlangga Hartarto.
Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara seperti Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Pelantikan Abdul Kadir Karding dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat negara lainnya, termasuk Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI dan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Abdul Kadir Karding sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) pada periode 2024-2025. Ia kini dipercaya menggantikan Kepala Barantin sebelumnya, Sahat Manaor Panggabean.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah itu juga pernah menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, yakni 2009 hingga 2024, mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VI.
Kembalinya Karding ke dalam kabinet diharapkan dapat memperkuat kinerja Badan Karantina Indonesia dalam menjalankan tugas pengawasan dan perlindungan terhadap lalu lintas komoditas di dalam dan luar negeri. *

