BANGGAI,CS-Sejumlah pedagang pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan mendatangi Kantor Bupati Banggai untuk mengadukan nasib mereka terkait adanya pemasangan portal yang dinilai merugikan sepihak.
Di terima di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026), Bupati Banggai Ir Amirudin menerima dan mendengarkan langsung keluhan yang disampaikan para pedagang.
Murlan Noho salah seorang perwakilan pedagang mengungkapkan keresahan mereka. Menurutnya, keberadaan portal yang diberlakukan pemerintah dinilai telah merugikan dan mengucilkan sebagian besar pedagang yang menempati lapak pasar rakyat.
Adanya portal, mengakibatkan banyak pembeli enggan berkunjung ke lapak pasar rakyat karena terjadi pembatasan akses, sedangkan berbelanja di pasar Moderen bisa langsung tanpa melalui portal.
“Jujur saja pak Bupati, kami sangat dirugikan khususnya pedagang di lapak pasar rakyat, karena pembeli hanya datang di pasar moderen karena tidak melewati portal,” ujar Murlan salah satu perwakilan pedagang.
Selain portal, mereka juga menyoroti adanya pedagang liar yang berjualan dipesisir tanggul pasar Simpong. Mereka berharap Bupati selalu pimpinan daerah agar segera melakukan penertiban dan tidak terkesan ada pembiaran.
Jika terus dibiarkan, maka akan memicu konflik antar sesama pedagang. Selain itu dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Sehingga penertiban sangat diharapkan sebagai bentuk ketegasan pemerintah.
“Kami juga berharap agar bapak Bupati bisa menertibkan itu pedagang liar yang ada di pinggir jalan,” keluh mereka.
Usai mendengarkan keluh kesah para pedagang, Bupati Banggai Ir Amirudin langsung menanggapinya secara serius.
Untuk menghindari adanya konflik antar pedagang, Bupati menyampaikan akan melakukan peninjauan langsung ke pasar sebagai bentuk respon dari keluhan para pedagang.
“Terima kasih sudah datang langsung. Saya minta untuk bersabar. Kasih waktu saya untuk meninjau langsung, mungkin besok pagi saya akan turun,” ujar Bupati.
Terkait keluhan soal pedagang liar yang saat ini menempati pesisir pantai, ia berjanji akan segera menindak lanjuti dan akan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk segera melakukan penertiban.
“Kalau soal itu nanti saya perintahkan Kasat Pol PP untuk segera melakukan penertiban,” tekan Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengharapkan kerja sama dari para pedagang. Ia menghimbau kepada seluruh pedagang yang menempati lapak pasar rakyat atau bangunan lama, agar kiranya bersabar dan mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah untuk mencarikan solusinya.
Ia juga menyarankan kepada para pedagang agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan lebih memperkeruh polemik yang sedang dialami para pedagang saat ini.
“Saya minta bapak-bapak dan ibu untuk bersabar, sambil kami pemerintah mencarikan solusi terbaik untuk mengatasi masalah yang dikeluhkan saat ini,” pintanya.
Dikesempatan itu pula, Bupati juga mengungkapkan adanya rencana pemerintah untuk melakukan revitalisasi terhadap bangunan pasar rakyat yang dinilai tidak memberikan kenyamanan kepada para pedagang dan akan membangunkan gedung baru.
“Untuk bangunan lama itu rencananya akan dibongkar dan dibangun baru dengan desain serupa pasar moderen saat ini. Biar pedagang bisa lebih nyaman dan pasar lebih tertata,” imbuh Bupati.
Reporter : Amlin


