MOROWALI, CS – Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, dan Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan mantan Bupati Morowali periode 2018-2023, Taslim.
Kunjungan ini dilakukan sebelum keduanya melanjutkan agenda Safari Ramadan di Kecamatan Wita Ponda.
Tiba di kediaman Taslim sekitar pukul 14.00 WITA, Iksan dan Iriane menghabiskan waktu sekitar 40 menit untuk berbincang santai. Iksan menyampaikan bahwa pertemuan ini lebih bersifat informal dan tidak membahas persoalan berat.
“Alhamdulillah kami diterima dengan baik. Silaturahmi ini tidak membahas hal-hal berat, tapi sebagai anak muda, kita harus selalu meminta restu kepada yang lebih tua, agar bisa dibantu, diberi saran, dan diawasi,” ujar Iksan, Jumat (7/3/2025).
Menurut Iksan, pertemuan ini lebih kepada obrolan ringan, bercanda, dan mempererat tali silaturahmi antar generasi pemimpin.
“Jadi, tidak ada diskusi berat, hanya sekadar ngobrol biasa, bercanda seperti biasanya,” ungkapnya.
Iksan juga menambahkan bahwa komunikasi dengan Taslim sudah terjalin sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Morowali.
Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas hubungan baik yang tetap terjaga hingga kini.
“Sebelum saya menjadi Bupati pun, saya sering menghubungi beliau. Sampai hari ini, kami tetap menjaga silaturahmi,” tambahnya dengan senyum.
Sebagai bentuk penghargaan, dalam Rapat Paripurna Pengumuman Sambutan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Morowali terpilih periode 2025-2030, Iksan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Daerah sebelumnya yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan Morowali, termasuk Taslim.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Penjabat Bupati sebelumnya, seperti Bapak Taslim, H. Najamuddin, Rachmansyah Ismail, dan Yusman Mahbub, serta seluruh perangkat daerah yang telah berjuang untuk kemajuan Morowali,” pungkasnya.
Kunjungan silaturahmi ini menjadi bukti bahwa hubungan yang baik antar pemimpin daerah tetap dijaga, dan menjadi contoh positif dalam menjalankan kepemimpinan yang inklusif dan penuh rasa hormat.
Reporter : Murad


