MOROWALI, CS – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Morowali, Mohamad Amin, mengungkapkan bahwa sejumlah sarana penunjang di Stadion Mini Funuasingko saat ini tengah dalam proses pengerjaan.
Menurutnya, total anggaran yang digunakan untuk pembangunan sarana tersebut mencapai Rp15 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Morowali Tahun 2025. Dari jumlah itu, pekerjaan dengan nilai terbesar dialokasikan untuk pembuatan lintasan atletik outdoor.
“Ada penanaman bibit rumput untuk lapangannya, tetapi biayanya tidak besar. Pekerjaan yang anggarannya paling banyak yaitu pembuatan lintasan atletik outdoor nilainya Rp9 miliar,” ujar Mohamad Amin saat ditemui di kantornya, Senin (13/10/2025).
Ia memastikan material yang digunakan untuk lintasan atletik tersebut berkualitas dan telah terverifikasi sehingga aman dan nyaman digunakan oleh para atlet.
“Kita semua berharap hasilnya bisa memuaskan. Apalagi tahun 2026 mendatang Morowali akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mohamad Amin mengakui bahwa kondisi tribun stadion masih belum sepenuhnya memadai karena belum termasuk dalam pembiayaan senilai Rp15 miliar tersebut.
“Untuk tribun, saya sudah merencanakan agar tahun depan ada alokasi anggaran khusus pembenahan. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Askab Morowali, Bapak Gafar Hilal, yang juga anggota DPRD Morowali,” jelasnya.
Selain itu, Disporapar Morowali berencana memprogramkan penyeragaman kualitas rumput lapangan sepak bola di setiap kecamatan, agar setara dengan rumput yang digunakan di Stadion Mini Funuasingko.
Reporter: Murad

