MOROWALI, CS – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali untuk melakukan konsolidasi dan menyatukan visi dalam menghadapi arah pembangunan daerah empat tahun ke depan.
Ajakan tersebut disampaikan Iksan saat memimpin apel pagi akhir tahun di Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Bumi Fonuasingko, Senin (29/12/2025).
Iksan menegaskan bahwa sepuluh bulan masa kepemimpinannya telah dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi internal pemerintahan secara menyeluruh. Evaluasi tersebut, menurutnya, menjadi dasar penting dalam menentukan langkah strategis ke depan.
“Sepuluh bulan ini menjadi fase evaluasi bagi kita semua, khususnya para ASN, untuk melihat sejauh mana kontribusi yang sudah diberikan bagi Morowali,” ujar Iksan.
Ia menjelaskan, fokus pemerintahan ke depan tidak lagi semata-mata pada target jangka pendek, melainkan pada kesiapan menghadapi tantangan pembangunan dalam empat tahun mendatang.
Tahun 2026 disebut sebagai fase krusial untuk memantapkan perencanaan dan pelaksanaan program prioritas daerah.
“Perjalanan kita masih panjang. Empat tahun ke depan Morowali akan seperti apa, itu bergantung pada kesiapan kita mulai sekarang. Tahun 2026 adalah waktu untuk mempersiapkan diri sekuat mungkin,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Iksan juga menyampaikan bahwa seluruh aspek pemerintahan telah ia pelajari, mulai dari persoalan yang dihadapi daerah, perencanaan program, penempatan sumber daya manusia, hingga kesesuaian dengan anggaran dan dokumen perencanaan seperti RPJMD.
“Seluruh data sudah saya pelajari, mulai dari persoalan, rencana, siapa pelaksananya, hingga anggaran dan dokumen perencanaan daerah,” jelasnya.
Iksan berharap, melalui konsolidasi dan penyatuan visi seluruh jajaran pemerintahan, kinerja ASN dapat semakin terarah dan efektif dalam mendukung pembangunan Morowali ke depan.
“Dengan kerja yang lebih terarah dan satu visi, kita optimistis Morowali dapat berkembang lebih baik dalam empat tahun mendatang,” tutupnya.
Reporter: Murad


