PALU, CS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (DPRD Sulteng)  menyatakan dukungan terhadap sinergi pengamanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sulteng.

Dukungan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Sulteng, Moh. Fauzan Adzima A. Hi Yahya, yang mewakili Ketua DPRD Sulteng saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Convention Hall Swiss-Belhotel Palu, Selasa (10/3/2026).

Rapat koordinasi itu turut dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, jajaran pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, perwakilan Komando Daerah Militer XIII/Merdeka, Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat, kelancaran arus mudik dan balik, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzan menyampaikan bahwa DPRD Sulteng menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektor sebagai langkah penting untuk memastikan kesiapan seluruh instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan daerah selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Rapat koordinasi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri maupun instansi terkait lainnya, agar pelayanan kepada masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Sulteng mendukung penuh upaya koordinasi yang dilakukan oleh Polda Sulteng guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Fauzan juga berharap melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026, pengamanan arus mudik, ketersediaan bahan pangan, mobilitas masyarakat, serta stabilitas keamanan di wilayah Sulteng dapat terjaga dengan baik sehingga masyarakat merasakan rasa aman selama momentum hari besar keagamaan tersebut. *