PALU, CS – Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (Waketum DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ida Fauziyah, mewakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar, melantik pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2026-2030, di Aston Hotel, Jalan Monginsidi, Kota Palu, Selasa (31/3/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 8193/DPP/01/II/2026, sekaligus menyatakan kepengurusan sebelumnya yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 11529/DPP/01/VI/2022 tidak lagi berlaku.
Dalam sambutannya, Ida Fauziyah menegaskan bahwa para pengurus yang dilantik telah diberikan tugas, wewenang, dan tanggung jawab sesuai dengan aturan dasar dan peraturan partai.
Mantan Ketum PP Fatayat NU itu juga menekankan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen kepada partai, bangsa, dan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ia mengingatkan seluruh kader PKB untuk mulai bekerja sejak dini dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Kalau mau menang pada Pemilu 2029, maka kader PKB harus memulai bekerja dari sekarang,” tegasnya.
Selain itu, Ida Fauziyah menilai pertumbuhan ekonomi Sulteng menunjukkan tren positif dan mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. olehnya Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Sulteng Nambaso.
Dikesempatan sebelumnya, Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya di Sulawesi Tengah pada periode 2026 hingga 2028.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap program prioritas pemerintah daerah, termasuk program “9 Berani”, serta mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas internal partai dan menyelesaikan perbedaan secara internal.
Sementara itu, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dalam sambutannya menyoroti potensi besar PKB di daerah serta pentingnya persatuan dalam membangun Sulteng. Ia bahkan menyebut peluang PKB untuk mengantarkan kadernya ke parlemen nasional.
Anwar Hafid juga mengungkapkan adanya usulan penambahan daerah pemilihan (dapil) di Sulteng menjadi dua wilayah, yakni dapil barat dan dapil timur, masing-masing dengan alokasi empat kursi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dan mengajak seluruh pihak untuk mengesampingkan kepentingan kelompok demi fokus pada pembangunan daerah.
“Sulawesi Tengah akan sukses jika semua elemen bersatu padu,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan orientasi politik serta Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Sulteng, yang diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi dan arah strategi partai ke depan.
Penulis: Yamin


1 Komentar
Komentar ditutup.