PALU, CS – Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai menyiapkan strategi politik berbasis digital dan data sebagai langkah menghadapi Pemilu 2029.

Strategi tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulteng yang digelar di Salah satu hotel di Kota Palu, Minggu (10/5/2026).

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng yang juga Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pola kerja politik konvensional tidak lagi cukup untuk memenangkan kontestasi politik di masa mendatang.

“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja tanpa data. Semua harus terdigitalisasi. Politik modern membutuhkan data yang kuat dan kerja yang terukur,” kata Anwar Hafid dalam pidato politiknya di hadapan kader Demokrat Sulawesi Tengah.

Menurut Anwar, seluruh struktur partai perlu membangun sistem data kepengurusan dan keanggotaan yang terintegrasi secara digital agar kekuatan politik partai dapat dipetakan secara akurat hingga tingkat bawah.

Ia juga mengungkapkan bahwa strategi “silent movement” berbasis pendekatan digital dan pemetaan data lapangan menjadi salah satu faktor penting kemenangan politik Demokrat pada Pilkada sebelumnya.

“Strategi itu bekerja secara senyap, tetapi efektif dalam membaca peta politik dan pergerakan pemilih,” ujarnya.

Musda V Demokrat Sulawesi Tengah mengusung tagline “Demokrat Menang, Sulteng Nambaso” dan menjadi forum konsolidasi partai menuju Pemilu 2029.

Selain membahas penguatan organisasi, Anwar Hafid juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang disebut sebagai bentuk kerja nyata Demokrat kepada masyarakat, di antaranya program “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat”.

Program “Berani Cerdas” disebut telah memberikan bantuan beasiswa kepada sekitar 23 ribu mahasiswa setiap tahun. Sementara program “Berani Sehat” memberikan akses pelayanan kesehatan hanya menggunakan kartu tanda penduduk (KTP), termasuk bagi warga dengan kepesertaan BPJS nonaktif.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan dukungan terhadap penguatan politik berbasis pelayanan publik dan program kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Tanpa pendidikan yang baik dan akses kesehatan yang merata, pertumbuhan ekonomi tidak akan bermakna bagi masyarakat kecil,” ujar AHY secara virtual.

AHY juga meminta seluruh kader Demokrat Sulteng mendukung program pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, hingga ke tingkat desa.

Musda V Demokrat Sulteng turut dihadiri sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat, di antaranya Herman Khaeron, Jemmy Setiawan, dan Felix Susanto. *