JAKARTA, CS – Peta persaingan menuju Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan perubahan signifikan. Jika dalam satu dekade terakhir sepak bola dunia identik dengan dominasi nama-nama besar seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan generasi emas sejumlah negara, turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu diprediksi menjadi panggung lahirnya kekuatan baru.

Berbagai lembaga analisis sepak bola internasional menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar juara dunia 2026. Keberhasilan menjuarai Euro 2024 serta munculnya generasi muda berbakat menjadi faktor utama yang mengangkat peluang La Furia Roja di atas para pesaingnya.

Berdasarkan sejumlah simulasi dan proyeksi statistik terbaru, Spanyol berada di posisi teratas favorit juara dengan peluang sekitar 16 persen. Di bawahnya terdapat Prancis, Inggris, dan Argentina yang berstatus juara bertahan.

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai posisi Spanyol sebagai unggulan utama bukanlah kejutan. Menurutnya, keberhasilan regenerasi pemain menjadi pembeda dibanding negara-negara lain yang masih bergantung pada figur tertentu.

“Spanyol saat ini memiliki kombinasi ideal antara pemain muda dan pemain yang sudah matang secara pengalaman. Mereka tidak hanya memiliki satu atau dua bintang, tetapi kedalaman skuad yang merata di hampir semua lini,” kata Kusnaeni saat dimintai tanggapan, Rabu.

Menurut dia, keberadaan pemain muda seperti Lamine Yamal, Pedri, Gavi, dan Nico Williams menunjukkan bahwa Spanyol memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing dalam jangka panjang.

Sementara itu, Prancis tetap menjadi ancaman serius. Finalis Piala Dunia 2022 tersebut dinilai memiliki materi pemain paling lengkap di dunia saat ini. Kehadiran Kylian Mbappé yang memasuki usia emas kariernya diperkirakan menjadi tumpuan utama Les Bleus dalam mengejar gelar dunia ketiga.

Dosen Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Dr. Tommy Apriantono, mengatakan tren sepak bola modern saat ini lebih mengutamakan kedalaman skuad dibanding ketergantungan pada satu pemain bintang.

“Turnamen dengan format baru yang melibatkan 48 tim akan menuntut konsistensi dalam periode yang lebih panjang. Negara yang memiliki banyak pemain berkualitas cenderung lebih diuntungkan dibanding tim yang terlalu bertumpu pada satu figur,” ujarnya.

Inggris juga masuk dalam kelompok favorit setelah menunjukkan konsistensi dalam beberapa turnamen besar terakhir. Kehadiran pelatih Thomas Tuchel dinilai memberikan harapan baru bagi The Three Lions yang masih memburu gelar dunia pertama sejak 1966.

Di sisi lain, Argentina tetap diperhitungkan meskipun menghadapi tantangan regenerasi. Lionel Messi yang diperkirakan berusia 39 tahun saat turnamen berlangsung kemungkinan tidak lagi menjadi pusat permainan seperti pada Piala Dunia 2022.

Meski demikian, Argentina masih memiliki sejumlah pemain yang tengah berada dalam performa terbaik, seperti Julián Álvarez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Lautaro Martínez.

Menariknya, Messi sendiri dalam sejumlah kesempatan menyebut Prancis, Spanyol, Brasil, dan Portugal sebagai tim yang berpeluang besar menjadi juara dunia. Pernyataan itu menunjukkan bahwa persaingan menuju trofi Piala Dunia 2026 diperkirakan akan berlangsung lebih terbuka dibanding edisi sebelumnya.

Selain para unggulan tradisional, sejumlah negara mulai mendapat perhatian sebagai kuda hitam. Portugal datang dengan status juara UEFA Nations League dan masih memiliki Cristiano Ronaldo sebagai simbol motivasi tim. Sementara Norwegia dinilai berpotensi menciptakan kejutan berkat ketajaman Erling Haaland yang sedang berada pada puncak kariernya.

Menurut Kusnaeni, Piala Dunia 2026 kemungkinan akan menjadi titik transisi penting dalam sejarah sepak bola dunia.

“Turnamen ini bisa menjadi penanda berakhirnya era Messi dan Ronaldo sekaligus awal dominasi generasi baru. Karena itu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada siapa yang juara, tetapi juga siapa yang akan menjadi wajah baru sepak bola dunia setelah mereka,” katanya.

Dengan semakin meratanya kualitas tim peserta dan hadirnya format 48 negara, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu turnamen paling kompetitif dalam sejarah. Namun untuk saat ini, Spanyol berada di posisi terdepan sebagai simbol lahirnya generasi baru yang siap mengambil alih panggung sepak bola dunia. *