Di tengah berkembangnya kawasan perkotaan dan tingginya mobilitas di sekitar bandara, Kota Manado masih memiliki ruang alami yang menawarkan ketenangan. Salah satunya adalah Air Terjun Kima Atas yang kerap disebut sebagai oase alam di tengah kota.

Berada di wilayah Manado, tepatnya di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, destinasi ini menawarkan suasana alam yang masih relatif terjaga meski lokasinya tidak jauh dari pusat aktivitas masyarakat.

Dari pusat Kota Manado, perjalanan menuju air terjun ini hanya memakan waktu sekitar 25 menit dengan jarak sekitar 15-18 kilometer. Bahkan, lokasinya sangat dekat dengan Bandara Internasional Sam Ratulangi, yakni sekitar 6 kilometer, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan yang baru tiba maupun yang hendak kembali dari perjalanan.

Keberadaan Air Terjun Kima Atas menjadi menarik karena menawarkan kombinasi antara akses yang mudah dan suasana alam yang masih alami. Air terjun setinggi sekitar 8 meter ini mengalir ke kolam alami di bagian bawah yang jernih dan dapat digunakan untuk berenang atau sekadar berendam.

Suasana di sekitar lokasi didominasi pepohonan hijau yang tumbuh rapat, menciptakan nuansa teduh dan menenangkan. Suara gemericik air yang berpadu dengan kicauan burung menambah kesan alami yang jarang ditemukan di kawasan yang dekat dengan kota besar.

Meski tidak terlalu luas, kawasan wisata ini sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet dan area kolam yang menjadi titik favorit pengunjung. Akses jalan menuju lokasi juga relatif baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengunjung biasanya mengikuti jalur dari sekitar RS AURI hingga ke kawasan wisata yang sudah dilengkapi penunjuk arah.

Dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA, Air Terjun Kima Atas menjadi pilihan wisata singkat bagi warga maupun wisatawan yang ingin melepas penat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Di tengah dinamika Kota Manado yang terus berkembang, keberadaan oase alam seperti ini menjadi pengingat bahwa ruang hijau dan ketenangan alam masih dapat ditemukan tidak jauh dari pusat kehidupan perkotaan. *