PALU, CS – PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan New Toyota Hilux di Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai upaya memperkuat pasar kendaraan komersial, khususnya segmen pick up 4×4 yang selama ini menjadi andalan untuk mendukung kebutuhan bisnis, operasional, hingga aktivitas di medan menantang.

Kehadiran New Hilux mendapat perhatian seiring dengan tingginya kepercayaan masyarakat Sulteng terhadap kendaraan tangguh tersebut. Melalui jaringan Kalla Toyota, Hilux 4×4 tercatat mendominasi pasar dengan capaian market share sebesar 83,1 persen di Sulawesi Tengah.

East Region General Manager Kalla Toyota, Arfan Anwar, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap performa dan daya tahan Toyota Hilux dalam menunjang berbagai kebutuhan mobilitas.

“Ketangguhan Toyota Hilux 4×4 telah teruji nyata dan terus menjadi pilihan utama masyarakat. Di wilayah operasional Kalla Toyota, Hilux 4×4 sukses mendominasi dengan capaian market share hingga 83,9 persen, dengan penjualan pada Semester I 2026 berada di angka 850 unit,” ujar Arfan, dalam kegiatan peluncuran New Toyota Hilux, di salah satu Kafe di Kota Palu, Jum’at (24/7/2026) sore.

Ia menjelaskan, khusus Kota Palu, Hilux 4×4 mencatatkan pangsa pasar hingga 83 persen, yang menjadi bukti kuat bahwa kendaraan tersebut masih menjadi pilihan utama bagi pelanggan di sektor bisnis maupun pengguna pribadi.

Untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan, Toyota menghadirkan New Hilux dengan sejumlah pembaruan mulai dari sektor performa, desain, kenyamanan, hingga fitur keselamatan.

New Hilux kini dibekali mesin diesel 1GD-FTV 2.8L yang mampu menghasilkan tenaga hingga 201 hp dengan torsi maksimal 500 Nm. Peningkatan tersebut membuat kendaraan ini semakin siap menghadapi berbagai kebutuhan, mulai dari membawa beban berat hingga melintasi medan dengan tingkat kesulitan tinggi.

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama, mengatakan Hilux telah lama menjadi kendaraan yang dipercaya pelanggan karena memiliki nilai Quality, Durability, dan Reliability (QDR).

“Hilux merupakan salah satu model Toyota yang telah lama diandalkan pelanggan sebagai partner mobilitas tangguh di berbagai sektor,” kata Takuya.

Ia menyebut, penerimaan positif pelanggan terhadap Hilux juga tercermin dari peningkatan pangsa pasar nasional di segmen Pick Up 4×4, dari 57 persen pada Januari–Mei 2025 menjadi 70,2 persen pada periode yang sama tahun 2026.

Selain peningkatan performa, New Hilux juga mendapatkan penyegaran pada desain dengan konsep “Cyber SUMO” yang menghadirkan tampilan lebih kokoh dan modern. Pada varian tertentu, kendaraan ini juga dilengkapi teknologi keselamatan Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.

Fitur keselamatan tersebut meliputi Pre-Collision System (PCS), Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Tracing Assist (LTA), dan Auto High Beam (AHB).

Selain itu tersedia fitur pendukung seperti Blind Spot Monitor (BSM), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Parking Support Brake (PSB), Emergency Brake Signal (EBS), hingga tujuh kantong udara (airbags) pada tipe tertentu.

Toyota juga memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan melalui New Hilux Battery EV. Model elektrifikasi tersebut mengusung dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive (AWD) untuk menghadirkan performa responsif serta kemampuan traksi yang optimal.

Di wilayah Sulawesi Tengah, New Toyota Hilux dipasarkan dengan harga mulai dari Rp450,2 juta untuk tipe New Hilux 2.8 DSL Pick Up 4×4 M/T hingga Rp1,041 miliar untuk Hilux BEV Double Cabin 4×4.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, Toyota optimistis New Hilux mampu mempertahankan posisinya sebagai kendaraan komersial pilihan masyarakat Sulteng, terutama dalam mendukung sektor usaha, pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan aktivitas mobilitas di berbagai medan. *