BOGOR, CS – Kapten Tim Nasional Indonesia, Rizky Ridho, secara terbuka mengakui performa buruknya saat Skuad Garuda menyerah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026. Bek berusia 24 tahun tersebut menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan yang diraih timnya.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB tersebut menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak oleh, Nguyen Van Vi (menit ke-6), Nguyen Hai Long (menit ke-15), dan Nguyen Xuan Son (menit ke-71).

Kekalahan ini memaksa Indonesia melorot ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan raihan enam poin.

Mengaku Banyak Buat Kesalahan Fatal

Usai pertandingan, Rizky Ridho tidak mencari alasan atas kekalahan yang dialami timnya. Pemain andalan pelatih John Herdman ini secara jujur menyebut bahwa kegagalan menjalankan instruksi taktik serta kesalahan individu menjadi penyebab utama gawang Indonesia jebol tiga kali.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Vietnam. Di pertandingan ini mereka lebih baik dari kami. Dari segi pemain mungkin kami tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Tentunya kami akan belajar,” ujar Rizky Ridho dalam sesi konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa laga level tinggi seperti Piala AFF tidak mentoleransi kesalahan sekecil apa pun.

“Saya sadar hari ini melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan. Itu harus saya evaluasi lagi agar ke depannya tidak terulang. Di pertandingan seperti ini, kesalahan kecil akan mengakibatkan kekalahan,” tegasnya.

Siap Bertanggung Jawab sebagai Kapten

Sebagai penyandang ban kapten, pemain berusia 24 tahun ini menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri paling depan di masa sulit. Menurutnya, peran pemimpin tidak hanya dijalankan saat tim meraih kemenangan, melainkan juga ketika menelan kekalahan.

Hasil ini juga dijadikan momentum oleh seluruh pemain untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebelum melakoni laga penentu kontra Singapura.*