MOROWALI, CS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kepulauan Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, merampungkan sejumlah pembangunan fisik dan kegiatan sosial selama pelaksanaan yang berlangsung sekitar satu bulan.

Program yang dilaksanakan Kodim 1311/Morowali tersebut berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dan diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah kepulauan.

Sejumlah pekerjaan yang direalisasikan meliputi pembukaan jalan desa sepanjang 4 kilometer dengan konstruksi rabat beton serta pemasangan jaringan air bersih dengan penyambungan pipa sepanjang sekitar 7 kilometer antarpulau.

Selain itu, TMMD juga membangun tiga unit MCK, tiga ruang terbuka hijau (RTH), merehabilitasi lima rumah nelayan dan sekolah, serta melakukan penanaman mangrove.

Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menyasar aspek sosial melalui penyuluhan pencegahan stunting dan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilainya memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Menurut Anwar, pembangunan infrastruktur melalui TMMD memiliki arti penting karena dapat membuka akses dan meningkatkan konektivitas masyarakat.

“Karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajarannya. Saya melihat TMMD telah membantu membuka jalan dan mempersiapkan wilayah ini agar semakin berkembang,” ujar Anwar saat menghadiri upacara penutupan TMMD ke-123 di Kepulauan Umbele, Jumat (14/8/2026).

Anwar menegaskan, pembangunan di wilayah kepulauan membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Kodam XXIII/Palaka Wira yang menurutnya telah menunjukkan peran nyata dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah meski baru berusia satu tahun.

“Walaupun usia Kodam Palaka Wira masih sangat muda, baru satu tahun, tetapi kontribusinya bagi masyarakat Sulawesi Tengah sudah luar biasa,” katanya.

Dalam upacara penutupan tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima hasil pekerjaan TMMD kepada Pemerintah Kabupaten Morowali.

Serah terima tersebut menjadi bagian dari proses pengalihan hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dan dijaga oleh pemerintah daerah bersama masyarakat.

Gubernur juga menyerahkan cenderamata kepada Kepala Desa Umbele sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat selama pelaksanaan TMMD.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian Monumen TMMD Kodam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 sebagai penanda pengabdian TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah tersebut.

Anwar mengatakan, kehadiran pemerintah dan TNI hingga ke wilayah kepulauan merupakan bentuk komitmen agar pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara merata.

“Ini adalah wujud kecintaan seorang kepala daerah untuk hadir di tengah masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan,” tegasnya.

Upacara penutupan turut dihadiri Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Bupati Morowali Ikhsan Baharudin Abdul Rauf, jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat. *