SIGI, CS – Ribuan jamaah memadati Kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, untuk menghadiri Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para murid, pencinta Alkhairaat, ulama, tokoh masyarakat dan pemerintah untuk kembali mengenang keteladanan serta perjuangan ulama kharismatik tersebut.
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Anwar Hafid, dalam sambutannya mengajak seluruh pencinta dan murid Habib Saggaf untuk terus melanjutkan perjuangan serta mengamalkan nilai-nilai yang telah diwariskannya.
Menurut Anwar, salah satu warisan terbesar Habib Saggaf adalah keteladanan dalam menempatkan ilmu sebagai landasan utama dalam kehidupan.
“Habib Saggaf telah memberikan contoh yang sangat tinggi, yaitu betapa ilmu menjadi panglima bagi kehidupan kita. Mari kita jadikan ilmu sebagai panglima untuk melakukan perubahan besar dalam kehidupan, termasuk membawa daerah yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik,” ujar Anwar.
Gubernur juga mengenang pertemuan pertamanya dengan Habib Saggaf saat dirinya bersilaturahmi sebelum mencalonkan diri sebagai Bupati Morowali.
Saat itu, Anwar mengaku datang dengan maksud meminta doa kepada Habib Saggaf. Namun, niat tersebut belum sempat disampaikan.
Ketika dirinya hendak berpamitan, Habib Saggaf justru menepuk pundaknya dan menyampaikan pesan yang hingga kini masih membekas dalam ingatannya.
“Setelah pilkada kita urus Alkhairaat,” kenang Anwar menirukan pesan Habib Saggaf.
Bagi Anwar, pesan tersebut menunjukkan besarnya perhatian Habib Saggaf terhadap keberlangsungan dan kemajuan Alkhairaat.
Ia menilai Habib Saggaf bukan hanya seorang ulama besar, tetapi juga sosok yang memiliki pemikiran moderat serta perhatian luas terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Habib Saggaf telah meninggalkan kita, tetapi beliau masih terus ada dalam kehidupan kita melalui ilmu, nasihat, dan perjuangan yang beliau wariskan,” katanya.
Karena itu, Anwar mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memperkuat Alkhairaat agar semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara.
“Mari kita bergandengan tangan menjadikan Alkhairaat sebagai salah satu lembaga pendidikan terbesar di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan seluruh masyarakat, Alkhairaat menjadi kekuatan besar bagi Republik Indonesia,” pungkasnya.
Haul ke-5 Habib Saggaf tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Alkhairaat Dr. H.S. Mohsen Aliydrus, M.M., Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, para habaib dan ulama, Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. *


