PALU, CS – Kontingen Kota Palu berhasil keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah mengoleksi enam medali pada ajang yang berlangsung di Kabupaten Buol.

Raihan tersebut terdiri atas dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Prestasi itu mendapat apresiasi dari Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid yang menggelar ramah tamah bersama para atlet dan kontingen di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Sabtu (5/9/2026).

Dua medali emas Kota Palu masing-masing dipersembahkan dari cabang olahraga bola basket putra dan bola basket putri.

Sementara tiga medali perak diraih melalui cabang olahraga sepak bola, bola takraw, dan bola voli putri. Satu medali perunggu diperoleh dari cabang olahraga bola voli putra.

Hadianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Kota Palu dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara umum tidak hanya menjadi kebanggaan para atlet dan keluarga, tetapi juga masyarakat Kota Palu.

Dalam ramah tamah tersebut, Hadianto juga mendengarkan langsung pesan dan kesan dari para atlet maupun unsur kontingen selama mengikuti rangkaian POPDA, mulai dari tingkat Kota Palu hingga tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Wali Kota membuka ruang dialog untuk menerima masukan dan saran dari para atlet. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan olahraga pelajar ke depan.

Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari proses pelatihan, fasilitas dan sarana olahraga, hingga dukungan terhadap kebutuhan atlet agar dapat berkembang dan meraih prestasi secara berkelanjutan.

Hadianto berharap capaian juara umum POPDA tidak menjadi akhir bagi para atlet pelajar Kota Palu untuk berprestasi.

Ia mendorong para atlet terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama Kota Palu tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga pada ajang nasional hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Keberhasilan kontingen Kota Palu dalam POPDA Sulteng juga menjadi gambaran perkembangan pembinaan olahraga pelajar di daerah yang didukung kerja keras atlet, kedisiplinan, pelatih, official, serta seluruh pihak yang terlibat,” tandas Hadianto. *