PALU, CS – Sejumlah persoalan lingkungan dan pelayanan publik menjadi aspirasi warga dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, di RT 01 RW 01, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Sabtu (7/11/2026) sore.
Dalam agenda Reses Caturwulan III Masa Persidangan Tahun 2026 tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait banyaknya nyamuk, penyaluran bantuan sosial, hingga hewan ternak yang masih berkeliaran bebas di kawasan permukiman.
Kegiatan itu dihadiri Plt Lurah Lere, Megawati, perwakilan Dinas Sosial Kota Palu, perwakilan UPTD Puskesmas Lere, Siti Rahma, Sekretaris PKS Kota Palu, Moh. Handri Oktora, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Mengawali kegiatan, Nurhalis mengajak masyarakat untuk tidak canggung membangun komunikasi dengannya, baik ketika bertemu di lingkungan masyarakat maupun saat berkunjung ke kantor DPRD Kota Palu.
Politisi PKS tersebut mengatakan, pengalamannya sebagai mantan marbot masjid dan selama 17 tahun menjabat ketua RT membuat dirinya cukup memahami karakter serta persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sejak dilantik sebagai anggota DPRD Kota Palu pada 9 September 2024, ia mengaku terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Hingga biasa di kantor DPRD, saya tidak pernah tanya dari mana asalnya orang. Tidak harus dari Palu Barat saya bangun interaksi. Karena saya tahu, kalau ada masyarakat ke kantor DPRD tentunya ada urusannya yang harus diselesaikannya,” ucap Nurhalis.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Sosial Kota Palu memberikan penjelasan mengenai jenis pelayanan yang tersedia, termasuk bidang-bidang yang ada beserta tugas dan fungsinya.
Sementara itu, perwakilan UPTD Puskesmas Lere, Siti Rahma, memaparkan berbagai layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat di wilayah kerjanya.
Dalam sesi dialog, salah seorang warga, Ustazah Badalang, meminta pemerintah melakukan pengasapan atau fogging di wilayah Kelurahan Lere. Permintaan itu disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga terkait meningkatnya jumlah nyamuk.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, masih terdapat warga yang dinilai layak menerima bantuan pemerintah, tetapi belum tersentuh program bantuan tersebut.
Keluhan lainnya disampaikan warga bernama Husna. Ia meminta pemerintah menertibkan hewan ternak, baik sapi maupun kambing, yang masih berkeliaran bebas di kawasan perkotaan hingga memasuki pekarangan rumah warga.
Selain meninggalkan kotoran, hewan ternak tersebut juga kerap memakan tanaman dan bunga milik warga.
“Saya heran, sedangkan di kampung-kampung bisa diatasi hewan ternak, tapi kenapa di Kota Palu ini tidak bisa ditangani masalah ternak ini,” keluhnya.
Menanggapi keluhan terkait banyaknya nyamuk, Plt Lurah Lere, Megawati, mengajak masyarakat bersama-sama dengan ketua RT untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.
Sementara mengenai hewan ternak yang berkeliaran, Megawati menjelaskan bahwa ternak yang melintas di wilayah Kelurahan Lere diduga berasal dari luar kelurahan.
“Sapi di sini bukan milik warga sini. Kemarin juga sementara ada penilaian Adipura tiba-tiba lewat ternak dengan peternaknya dan kami tanyakan langsung katanya dari Kelurahan Kabonena. Kalau pemilik ternak di Kelurahan Lere mereka ikat hewan ternaknya, meski begitu, kami akan berkoordinasi dengan Pol PP untuk mengatasi hewan ternak ini,” jelasnya.
Menutup kegiatan reses, Nurhalis kembali mengingatkan masyarakat agar tidak segan menghubunginya apabila terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.
Ia bahkan membagikan nomor telepon selulernya kepada warga agar komunikasi dapat terjalin lebih mudah.
“Kalau seketika ada persoalan bapak-ibu, tolong dicatat nomor handphone saya. Misalnya ada kejadian yang penting untuk kami atensi setelah koordinasi dengan RT/RW, pihak kelurahan, dan kami harus hadir juga, Insyaallah kami akan datang. Begitupun di kantor, Insyaallah saya selalu terbuka untuk masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Siti Rahma juga memberikan nomor teleponnya kepada masyarakat yang membutuhkan informasi maupun pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga Kelurahan Lere.
“Khususnya ibu hamil, bersalin, nifas, menyusui, bayi baru lahir, boleh hubungi saya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Nurhalis Nur turut didampingi staf DPRD Kota Palu, Uliwati, S.Sos dan Zulkifli Katili. *



