PALU, CS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) membuka peluang kerja sama dengan Federasi Rusia untuk mendorong investasi dan pengembangan pendidikan di daerah.

Penjajakan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Sulteng, mulai Selasa 20 hingga Jumat 23 Oktober 2026.

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menyambut langsung kedatangan Sergei beserta rombongan di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Selasa (20/10/2026) pagi.

Rombongan tiba sekitar pukul 06.14 WITA menggunakan pesawat komersial. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemprov Sulteng untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan pihak Rusia.

Selama berada di Sulteng, rombongan Kedutaan Besar Rusia dijadwalkan mengunjungi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah serta Universitas Abdul Aziz Lamadjido.

Agenda tersebut diarahkan untuk membuka komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama, khususnya di bidang investasi dan pendidikan. Pemprov Sulteng berharap hubungan yang terbangun dapat mendukung pengembangan potensi daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peluang kerja sama investasi menjadi salah satu aspek yang disoroti dalam kunjungan tersebut. Melalui komunikasi dengan perwakilan Rusia dan kalangan dunia usaha, pemerintah daerah berharap potensi Sulawesi Tengah dapat semakin dikenal oleh mitra internasional.

Di bidang pendidikan, kunjungan ke Universitas Abdul Aziz Lamadjido juga menjadi bagian dari agenda penjajakan kolaborasi. Namun, bentuk kerja sama konkret maupun nilai investasi yang berpotensi direalisasikan belum dirinci dalam informasi kunjungan tersebut.

Penyambutan di bandara turut diwarnai penampilan Tari Mokambu, tarian tradisional untuk menyambut tamu kehormatan. Prosesi dilanjutkan dengan pemasangan siga, penutup kepala tradisional khas Sulawesi Tengah, kepada Duta Besar Rusia sebagai simbol penghormatan.

Dalam kegiatan tersebut, Anwar Hafid didampingi Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Rizal Irawan, anggota DPRD Sulteng Moh. Hidayat Pakamundi, Ketua Yayasan Universitas Abdul Aziz Lamadjido H. Rendy Lamadjido, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat Pemprov Sulteng.

Kunjungan diplomatik ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penjajakan kerja sama yang lebih konkret antara Sulawesi Tengah dan Rusia, terutama dalam mendorong investasi serta memperluas peluang pengembangan pendidikan di daerah. *