PALU, CS – Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu berkonsultasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia untuk memperkuat basis data pelanggan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik tahun 2026, Jumat (9/10/2026).
Konsultasi itu membahas ketersediaan data pelanggan yang akurat, sebagai dasar mengidentifikasi objek pajak sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah.
Rusman mengatakan, PBJT atas tenaga listrik merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu yang memiliki potensi cukup besar untuk terus ditingkatkan.
“Kehadiran Komisi B dan Bapenda untuk memastikan langkah konkret apa yang perlu dirumuskan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pendapatan tersebut,” kata Rusman seusai konsultasi.
Ia mengungkapkan, penerimaan PBJT atas tenaga listrik pada 2025 mencapai Rp59,7 miliar. Sementara itu, target penerimaan dari sektor tersebut pada 2026 ditetapkan sebesar Rp75 miliar.
Dengan target tersebut, Pemerintah Kota Palu perlu mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak listrik melalui penguatan pendataan dan identifikasi objek pajak.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palu Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, tarif PBJT atas tenaga listrik ditetapkan sebesar 10 persen untuk konsumen atau pelanggan PLN.
Menurut Rusman, data pelanggan yang lengkap, akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi kebutuhan penting untuk memastikan potensi pajak dapat dihitung secara tepat.
Optimalisasi penerimaan pajak listrik juga diharapkan berdampak pada pemenuhan kebutuhan pelayanan publik, khususnya penyediaan penerangan jalan umum (PJU) di jalan, lorong, dan kawasan permukiman di Kota Palu.
“Dengan dukungan data yang memadai, potensi penerimaan pajak diharapkan dapat dimaksimalkan untuk memperkuat PAD dan mendukung kebutuhan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
Rombongan Komisi B DPRD dan Bapenda Kota Palu diterima Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BPS, Martin Wibisono. Turut hadir Kepala BPS Kota Palu, Agus Santoso, Kepala Bapenda Kota Palu, Imran M. Lataha, serta Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Bapenda Kota Palu, Syarifudin. *


