PALU, CS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersinergi dengan PT Bank Sulteng menggelar kegiatan Literasi Media, Komunikasi, dan Peluang UMKM di Era Digital.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Workshop Bank Sulteng, Kamis (15/1/2026).
Ketua Panitia Penyelenggara, Khairudin Tanjung, mengatakan perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara masyarakat berkomunikasi, mengakses informasi, dan menjalankan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, era digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta membangun merek melalui media digital. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan literasi media dan komunikasi digital, baik dalam pemanfaatan media sosial, pemasaran digital, maupun pemahaman informasi keuangan.
“Media dan wartawan memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan berimbang. Literasi media menjadi penting agar pelaku UMKM dan masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memanfaatkan media secara produktif dan bertanggung jawab,” ujar Khairudin.
Ia juga menekankan peran mahasiswa sebagai generasi muda yang memiliki potensi besar sebagai agen literasi digital serta pendamping UMKM di masa depan.
Sebagai lembaga perbankan daerah, PT Bank Sulteng berkomitmen mendukung penguatan UMKM melalui edukasi keuangan, akses pembiayaan, dan pendampingan usaha. Sinergi dengan PWI Sulteng diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi media, komunikasi, dan peluang UMKM secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum edukasi, diskusi, dan kolaborasi antara perbankan, media, akademisi, pelaku UMKM, dan mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan literasi media, kemampuan komunikasi, serta pemahaman peluang pengembangan UMKM di era digital.
Mengangkat tema “Membangun UMKM Berdaya Saing melalui Literasi Media dan Komunikasi Digital”, kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow dan diskusi interaktif.
Diskusi dipandu oleh moderator, Muchsin Sirajudin, dengan menghadirkan tiga narasumber, yakni Firman selaku Pemimpin Divisi Kredit Bank Sulteng, Imam Aliani Putra selaku Asisten Manajer OJK Sulteng, serta Wahyu Efendy, Direktur PT Badan Segar Urusan Lancar (Break Time Palu).
Penulis: Yamin


