JAKARTA, CS – Pencarian terkait konten dewasa di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2026, dengan sejumlah provinsi di kawasan timur mencatat tingkat intensitas tertinggi secara nasional.

Berdasarkan data Google Trends, Maluku Utara menempati posisi teratas dengan skor 100, disusul Papua Barat (88), Sulawesi Barat (87), Sulawesi Tengah (83), dan Riau (80). Skor tersebut mencerminkan tingginya frekuensi pencarian relatif dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

Peningkatan ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan akses internet dan penggunaan perangkat digital di berbagai daerah. Sejumlah laporan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menunjukkan penetrasi internet nasional terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di wilayah luar Pulau Jawa.

Selain istilah utama, berbagai topik dan kueri terkait juga mengalami lonjakan pencarian. Hal ini mengindikasikan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin spesifik dan beragam dalam memanfaatkan mesin pencari.

Pakar komunikasi digital menilai fenomena ini tidak hanya mencerminkan peningkatan akses, tetapi juga tantangan dalam literasi digital. Masyarakat dinilai perlu memiliki kemampuan menyaring konten serta memahami risiko dari paparan informasi yang tidak sesuai.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia terus melakukan upaya pengendalian konten negatif di ruang digital, termasuk pemblokiran situs yang melanggar regulasi serta penguatan edukasi literasi digital.

Peningkatan tren pencarian ini menjadi perhatian berbagai pihak karena berpotensi memengaruhi perilaku pengguna internet, terutama di kalangan usia muda. Penguatan pengawasan dan edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga ekosistem digital yang sehat di Indonesia. *