GOWA, CS – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, membantah keras tudingan perselingkuhan yang belakangan beredar di media sosial dan sejumlah media daring.
Husniah menegaskan informasi tersebut tidak benar, menyebutnya sebagai fitnah, serta menyatakan siap menempuh langkah hukum untuk memulihkan nama baiknya.
“Itu fitnah. Berita bohong,” tepis Husniah, saat dimintai tanggapan terkait isu yang beredar, dikutip dari Diswaysulsel.com.
Menurut Husniah, narasi yang berkembang tidak memiliki dasar yang jelas dan lebih mengarah pada serangan terhadap kehidupan pribadinya daripada persoalan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan.
“Isu tidak mendasar. Sepertinya ada yang mencoba membangun narasi dengan menjelek-jelekkan saya,” ujarnya.
Ia juga menyatakan keberatan apabila pembahasan mengenai isu tersebut masuk terlalu jauh ke ranah pribadi. Menurutnya, pengawasan terhadap kepala daerah seharusnya berfokus pada pelaksanaan kebijakan publik, bukan kehidupan personal yang tidak berkaitan dengan tugas pemerintahan.
Husniah menegaskan telah menyerahkan penanganan persoalan tersebut kepada tim kuasa hukumnya. Ia memastikan akan menempuh jalur hukum apabila diperlukan untuk mengklarifikasi sekaligus membuktikan bahwa tudingan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar.
“Tudingan itu tidak benar. Ini fitnah. Untuk langkah hukum, saya serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya. Saat ini saya ingin fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjalankan program-program strategis Kabupaten Gowa demi terwujudnya Gowa Maju,” ujar Husniah.
Meski isu tersebut menjadi perhatian publik, Husniah memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Gowa tetap berjalan normal. Ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu oleh polemik yang berkembang.
Sitti Husniah Talenrang merupakan Bupati Gowa periode 2025-2030 yang dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin.
Hingga saat ini, belum ada putusan pengadilan ataupun bukti resmi yang membuktikan tudingan yang beredar terhadap dirinya.*


