ROMA, CS – Pesawat Boeing 787-9 milik Alaska Airlines terpaksa kembali ke Bandara Fiumicino, Roma, setelah menyatakan keadaan darurat saat melakukan penerbangan menuju Seattle, Amerika Serikat.
Penerbangan Alaska Airlines dengan nomor AS181 dilaporkan lepas landas dari Roma menuju Seattle sebelum berbalik arah ketika melintasi wilayah Inggris dan Prancis. Dalam perjalanan kembali tersebut, kru pesawat mengaktifkan kode darurat penerbangan 7700 sebagai tanda adanya situasi darurat di udara.
Berdasarkan laporan awal, keputusan untuk kembali ke Roma dilakukan setelah pesawat mengalami dugaan gangguan berupa getaran pada salah satu mesin.
Kru kemudian menjalankan prosedur keselamatan penerbangan, termasuk melakukan pembuangan bahan bakar sebelum proses pendaratan.
Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Fiumicino, Roma, dan selanjutnya ditempatkan di area terpisah untuk menjalani pemeriksaan teknis.
Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan berada dalam kondisi aman setelah pesawat kembali ke bandara keberangkatan.
Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti gangguan teknis tersebut. Hasil inspeksi nantinya akan menentukan langkah perbaikan sebelum pesawat kembali dioperasikan.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya prosedur keselamatan penerbangan internasional, di mana keputusan pilot untuk kembali ke bandara menjadi langkah pencegahan ketika terdeteksi adanya potensi masalah teknis selama penerbangan. *



