MOROWALI, CS – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, mendorong pengurus koperasi di Kabupaten Morowali meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan organisasi dan keuangan agar mampu mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.
Hal tersebut disampaikan Iriane saat membuka Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Kabupaten Morowali Tahun 2026, yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Morowali di salah satu hotel di Morowali, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Pengurus Koperasi dalam Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai Standar Akuntansi” dan diikuti 45 pengurus koperasi se-Kabupaten Morowali.
Dalam sambutannya, Iriane menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Morowali serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
Menurutnya, koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis dalam mengelola organisasi, menyusun perencanaan usaha, menata keuangan, hingga menyusun laporan pertanggungjawaban sesuai standar akuntansi.
Iriane juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola yang baik, peningkatan profesionalisme pengurus, pengembangan usaha berdasarkan potensi daerah, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kemitraan dan kolaborasi.
“Mari kita jadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan, semangat gotong royong, dan kemitraan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, I Ketut Suarsa, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus serta pengawas koperasi dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan siklus akuntansi.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya tata kelola koperasi yang profesional, mandiri, transparan, dan bertanggung jawab.
“Kegiatan ini diikuti 45 peserta yang merupakan pengurus koperasi se-Kabupaten Morowali. Adapun narasumber berasal dari instansi terkait di tingkat kabupaten dan provinsi, termasuk Kantor Pelayanan Pajak Pratama Morowali,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Morowali, Zainudin, para narasumber, serta seluruh peserta pelatihan.
Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Kabupaten Morowali Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap kapasitas pengurus koperasi semakin meningkat, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga koperasi mampu memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah.
Reporter: Murad



