Bupati Pasangkayu Paparkan Program Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih di Musrenbang

Suasana Musrenbang kecamatan tahun 2022 yang dilakukan Pemkab Pasangkayu via video confrence. (FOTO : Diskominfo dan Pers Pasangkayu)

PASANGKAYU, CS – Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa membuka acara Musyawarah Rencana Pembangun (Musrenbang) tahun 2022 di Kecamatan Pasangkayu, yang dilakukan via video confrence, Rabu 10 Februari 2021.

Nampak mendampingi Bupati, Sekretaris kabupaten (Sekkab), Firman dan Kepala Bappeda Pasangkayu Abidin.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Bupati yang tidak lama lagi mengakhiri masa jabatannya itu memaparkan program Bupati dan Wakil Bupati baru pengganti dirinya, yakni Yaumil Ambo Djiwa- Herny Agus atau yang lebih dikenal pasangan YES Smart.

Baca Juga :  Pemkab Pasangkayu Rakor Ekspose Pendapatan 2021

”Pemimpinan daerah ini pada tahun 2022 nanti adalah Bupati dan Wakil Bupati baru hasil Pilkada lalu. Makanya program yang berjalan tahun 2022 adalah realisasi visi misi mereka. Olehnya semua ASN dan OPD harus memahami betul apa visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini,” imbuhnya Agus Ambo Djiwa, dilansir channelsulawesi.id dari website pasangkayukab.go.id, Kamis 11 Februari 2021.

Agus memaparkan lima poin yang menjadi visi YES Smart. Yakni, Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, menguatnya struktur ekonomi produktif dan berdaya saing, akselerasi pemerataan pembangunan, ruang dan lingkungan yang berkelanjutan, serta tata pemerintahan yang bermartabat (bersih, efektif dan terpercaya).

Baca Juga :  Tegas, Satgas Covid Sojol Utara Bubarkan Pesta Pernikahan

Kemudian sembilan program unggulan yang dikemas dalam sembilan aksi Pasangkayu untuk Nawa Cita 2.Yakni, Pasangkayu untuk ibu kota negara (Pas Unikon), program retrival dan transisi, penguatan fungsi rumah dan keluarga (strong from home), sanro sakti, pusat edukasi kreasi dan inovasi (ekinov centre), pembangunan tempat bermain dan sarana olahraga (taman sorga), gerakan cinta mesjid cinta Al-Qur’an, agro smart, dan pengembangan desa dengan wirausaha (bangsa dewa).

”Program OPD harus mengacu di visi misi Bupati dan Wakil Bupati baru. Jangan sampai melenceng dari situ. Makanya harus betul-betul dipahami” tegas Bupati menutup. **

Pos terkait